Postingan

Dasar-dasar Aqidah Bikin Pemahaman Agama Lebih Mudah

Gambar
Khotbah Jumat kemarin siang membahas tentang beberapa dasar aqidah yang perlu diketahui dan diterapkan oleh umat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Meski lupa nama khotibnya, ada beberapa poin yang penulis ingat (nggak nyatat, karena lagi Jumatan kan harus fokus ndengerin). Monggo disimak :

Catatan Anak Rantau

Tiada yang mampu memberi kenyamanan lebih dari dekap hangat keluarga di kampung halaman Namun kadang, rasa nyaman itu harus ditinggalkan demi merengkuh rayuan peluang, ilmu dan pengalaman yang ditawarkan oleh tanah perantauan Selalu ada pengorbanan yang harus diikhlaskan demi impian dan harapan, karena tak ada kisah indah tanpa dihiasi jerih payah dan rasa lelah -Malang, 8 Februari 2016 Dalam perjalanan kembali ke perantauan (untuk ke sekian kalinya)

Di Sini Kami Belajar Anti-Korupsi

Beberapa tahun lalu saat Gayus Tambunan mencapai puncak popularitasnya, STAN (sekarang sudah berubah menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN) ikut terimbas. Banyak yang beropini tanpa bukti bahwa sebaiknya sekolah ini dibubarkan saja, karena lulusannya cuma jadi tikus perongrong keuangan negara. Banyak yang melewatkan fakta, bahwa banyak alumninya yang jadi anggota KPK. Banyak yang berkata seolah paling mengerti, bahwa di sini kami diajari untuk korupsi.  Benarkah demikian?

Si Gundul Menikah

Alhamdulillah, pada 25 Desember kemarin, penulis telah resmi menjadi seorang suami. Lega rasanya telah menjalankan salah satu sunnah Rasulullah untuk membina keluarga. Semoga kelak penulis dan istri dapat menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah. Aamiin Dari persiapan pernikahan kemarin, ada beberapa hal yang dapat penulis ambil hikmahnya, yang barangkali bisa bermanfaat bagi pembaca yang juga akan menyiapkan pernikahan. Apa saja? Insya Allah nanti akan dibahas lebih lanjut dalam posting-posting terpisah. Oh iya, khusus untuk topik pernikahan nanti, penulis akan menambahkan label baru, yakni khusus dewasa (hayo jangan mikir aneh-aneh), jadi kalau belum dewasa . . .  ngga papa sih baca aja :p Penulis juga minta maaf karena akhir-akhir ini banyak tugas kuliah, jadi agak jaraang posting. Maaf . . .

Khilafiyah Boleh, Tapi Jangan Berpecah-belah

Dalam keseharian sebagai umat muslim, seringkali kita mengalami perbedaan pendapat (alias khilafiyah) seputar ibadah, muamalah dan beberapa hal lain. Tak jarang, ada orang yang sampai gontok-gontokan dengan saudaranya sendiri sesama muslim hanya karena beda pendapat mengenai suatu hal. Lalu bagaimana sih harusnya sikap kita menghadapi khilafiyah ini? Kasasi siang ini bersama Ustadz Ibnu Rahman Al Bughury akan menjawab pertanyaan tersebut. Monggo disimak . . .

Invitation

Gambar
Bagi pembaca setia blog ini (halah, lagaknya kayak ada yang baca) mungkin menyadari bahwa penulis memajang gambar pria dan wanita di sudut kanan atas dari tampilan blog ini. Ditambahi caption yang "menggantung" mungkin gambar tersebut berhasil memancing rasa penasaran pembaca. "Apa si gundul akan menikah?", begitu mungkin pikir sebagian pembaca.

Apakah Ini Termasuk Perkara Ghaib?

Gambar
Menurut bahasa, kata ghaib berasal bahasa Arab Ghaba-Yaghibu-Ghaiban-Ghiyaban-Ghiyabatan-wa Mughiban yang berarti tidak tampak, dan persamaan arti: yang tersembunyi, tertutup. Lawan katanya; yang artinya hadir, dan tajalli artinya nampak nyata. al-Mu’jam al-Wasith menyebutkan kata ghaib berasal dari kata al-Ghaibu, yang berarti Khilaf as Syahadati, yaitu lawan dari yang terlihat, atau Majmu’u Yudroku Bilhissi, yaitu kumpulan dari yang terlihat dengan indera perasa.