Suatu fajar di sebuah kegiatan ekskul yang menginap di sekolah, Ardi dan beberapa rekannya beranjak ke mushola sekolah untuk menunaikan kewajiban sholat subuh. Saat itu kebetulan tidak ada guru yang menginap, pun imam tetap di mushola. Maklum, hanya sebuah mushola SMP. Aksi dorong-dorongan brebut untuk emoh jadi imam pun terjadi, dan Ardi gagal memperebutkan posisi makmum (maklum, anak SMP kan biasa rebutan jadi makmum). Setelah iqomat, akhirnya si Ardi kecil mengimami sholat subuh pagi itu. Raka'at pertama no problemo, raka'at kedua, aman, namun saat si Ardi memasuki posisi sujud, temannya mengucap "subhanallah". Ardi lanjut, duduk di antara dua sujud, terdengar "subhanallah lagi", demikian terjadi setiap prgantian gerakan, sampai salam. Ardi menoleh, heran melihat temannya masih berdiri, sementara dia telah selesai sholat. Pakhirnya temannya melanjutkan sholat sendiri cukup lama setelah Ardi. Setelah salam, terjadilah dialog menjurus debat kusir di antara...