Cari Blog Ini

Jumat, 27 Juli 2012

Gak Cuma Kita Yang Puasa Loh . . . (2)

Lanjutan dari postingan sebelumnya, kali ini saya membahas beberapa hewan lain yang juga berpuasa, namun karena keadaan yang berbeda dengan pembahasan sebelumnya. Check this out. . .

berpuasa karena kondisi lingkungan

  • keong darat, atau bekicot (filum Gastropoda), seperti yang kita ketahui, adalah hewan dengan tubuh lunak berlendir yang sering kita bilang menjijikkan. Bukannya jorok, namun lendir itu adalah mekanisme untuk melindungi tubuhnya dari desikasi, suatu bentuk kekeringan ekstrim (tau sendiri tubuh siput lunak begitu). Naah, pada saat cuaca terlalu kering bagi mereka (saat musim panas atau kemarau), mereka akan rehat sejenak dari kehidupan dunia, menarik diri ke dalam cangkangnya, lalu menutupi 'pintu' cangkang dengan lendirnya, yang belakangan mengeras menjadi semacam selaput yang disebut epifragm. Ini dinamakan masa estivasi. Selama masa dorman itu, tentu saja mereka berpuasa karena mereka cuma 'bertapa' di dalam cangkangnya.

  • di wilayah empat musim di belahan bumi utara maupun selatan, banyak mamalia kecil yang melakukan hibernasi sepanjang musim dingin. terutama hewan pengerat (rodentia) dan pemakan serangga (insectivora). Tentu saja bukan semata mereka ogah bermain salju, melainkan karena kelangkaan makanan. Ditambah lagi, suhu rendah membuat tubuh mereka memerlukan lebih banyak kalori untuk sekedar menghangatkan badan (maklum, mamalia kan berdarah panas). Saat berhibernasi, suhu tubuh mereka ngedrop sampai hampir mendekati suhu lingkungan, detak jantung dan pernafasan mereka menurun drastis, membuat mereka tampak seperti tidur yang sangat nyenyak dan dalam. Periode hibernasi berbeda-beda tergantung spesies, suhu lingkungan dan bulu hewan tersebut. Selama 'tidur panjang' itu (bisa berhari-hari, atau bahkan sampai berbulan-bulan), mereka mendapat energi dari cadangan lemak dalam tubuh mereka yang dikumpulkan sepanjang musim panas dan musim gugur.

berpuasa karena nggak laper aja
  • berbagai jenis reptil, terutama ular besar, biawak dan buaya, seringkali hanya makan beberapa kali saja dalam setahun. Bukan karena mereka pelit atau nggak punya duit, tapi mereka adalah hewan berdarah dingin. Sehingga tidak membutuhkan 'bahan bakar' untuk menjaga suhu tubuh optimal untuk metabolisme; cukup berjemur saat ingin hangat, dan berteduh saat terlalu panas. Kalo nggak percaya, tanya saja pada para pecinta reptil (terutama ular). Ketika mempromosikan piaraan mereka, salah satu hal yang paling disukai dari reptil adalah nggak perlu dikasih makan tiap hari. Misalnya piton, setelah dikasih seekor tikus, biasanya baru dikasih makan lagi pekan depannya. Kalau dikasih ayam, tenang, nggak akan minta nambah, paling bulan depannya baru perlu dikasih makan lagi.

Naah, inilah sekilas cerita tentang hewan-hewan yang sering berpuasa. Bahkan puasa mereka bisa jadi lebih lama dibandingkan puasa kita. Nah lo, masih ada yang mengeluhkan lemes dan laper saat berpuasa? Yuk belajar dari hewan-hewan ini :)

Happy fasting Guys

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberi kritik, saran, usulan atau respon lain agar blog saya yang masih amatir ini bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi :)

Nuwus . . .