Postingan

Menampilkan postingan dengan label ambil hikmahnya

Doa yang Tak Disadari

Gambar
Lebaran Eid Fitri dan Eid Adha tahun ini terasa berbeda. Bukan semata karena tak pulkam dan bersama keluarga, ini mah biasa. Yang paling terasa adalah karena sedang menjalankan tugas di negara tetangga. Kalau Eidul Fitri kemarin ikut sholat di Wisma Indonesia , saat Eidul Adha tak bisa diselenggarakan di sana. Musim dingin membuat suhu turun hingga satu atau tiga derajat saja, bahkan pagi hari bisa mencapai minus dua. Maka muslimin muslimat Indonesia yang tergabung dalam AIMFACT (Australia Indonesia Muslim Foundation of the Australian Capital Territory) berkolaborasi dengan KBRI Canberra  pun perlu menyiapkan lokasi yang nyaman untuk menyelenggarakan sholat Eid Adha. Singkat cerita, setelah sebuah rapat (lebih tepat disebut ngobrol santai sambil menjalin ukhuwah, sih) di rumah Presiden AIMFACT, dibentuklah sebuah kepanitiaan kecil-kecilan untuk menyelenggarakan sholat Eid Adha tahun ini.  Durasi nyate lebih lama daripada bahas susunan kepanitiaan Alhamdulillah, akhirnya semua...

Sepotong Senja di Canberra

Gambar
Ini adalah sebuah cerita, tentang takdir yang tak terduga, namun selalu memberikan pelajaran berharga Ini bermula dari sebuah obrolan bersama rekan kerja, yang menawarkanku sebuah pelatihan manca negara. Empat bulan lamanya. Dengan cepat kutolak permintaannya, mau jadi apa meninggalkan istri dan anak-anak, empat bulan di Australia? Namun pesan lain datang, dari seorang kawan lainnya, memintaku untuk mengikuti pelatihan, persis sama dengan yang kutolak sebelumnya. Aku mulai mempertimbangkannya. Dan mendiskusikannya dengan istri, tentu saja. Tak mengejutkan reaksinya, khawatir tak sanggup sendirian menangani anak-anak yang memang lagi manja-manjanya. Namun kuceritakan juga, seorang kawan lainnya yang sempat mengikuti pelatihan serupa di Australia juga, enam pekan lamanya. Pelatihan yang sama yang pernah diajukan padaku dan kutolak dengan alasan yang sama. Intinya, belum siap LDR sahaja. Namun tak dinyanya, seorang senior dari unitku yang lama , kini kepala seksi jabatannya. Beliau tak la...

Buah Ciplukan dan Kisahnya

Gambar
Buah ciplukan yang dipajang pada salah satu lapak pasar malam di Thailand Siapa yang tak kenal buah di atas? Ciplukan atau cecenet, tanaman sejenis terong dengan buah bulat berwarna jingga saat matang, yang tertutup oleh selapis tipis mahkota bunganya, yang makin mengering seiring usia buah. Rasanya manis dan mengandung banyak vitamin, mineral dan serat pangan. Ketika kita mendapatinya di desa, ia tumbuh di mana saja, dan siapa saja bisa memetiknya karena dianggap tak ada harganya. Ketika dibawa ke kota, dibungkus mika dan ditulis "buah physalis", hargaya bisa mencapai Rp30ribu/ons. Di luar negeri, labelnya berganti menjadi "golden berry", harganya bisa berlipat lagi, terutama jika di negara barat.  Padahal buahnya sama saja dengan yang ada di pelosok desa. Tapi ia bisa dihargai demikian berbeda.  Maka mungkin itulah gunanya memperluas relasi. Terkadang, ada orang yang tak dihargai ketika ada di suatu lingkungan, justru dihormati di lingkungan lain. Yang penting, se...

Kebangkitan Teknologi dan Kemerdekaan Industri

Gambar
Di sela-sela berbagai kabar memuakkan dari negeri +62, dalam jangka waktu satu pekan, penulis menghadiri dua even menarik yang memberikan sedikit percikan optimisme akan masa depan negeri ini, khususnya di bidang teknologi. Yang pertama adalah Indonesia Research and Innovation (Inari) Expo sekaligus Indonesia Electric Motor Show (IEMS) yang digelar oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) pada 8-11 Agustus 2024 d i ICC Building BRIN Cibinong dan Indonesia Drone Expo 2024, yang digelar oleh Asosiasi Sistem dan Teknologi Tanpa Awak (ASTTA) sebagai bagian dari even besar Indonesia Technology and Innovation (INTI) Exhibition 2024 pada 12-14 Agustus 2024 di JCC Kemayoran, Jakarta. Ini adalah kedua kalinya saya mendatangi kedua even tersebut, setelah tahun 2023 lalu hadir demi mencari alternatif vendor drone untuk DJBC . Dan dibanding tahun lalu, kedua even ini menunjukkan kemajuan signifikan. Pada tahun 2023, saya mendatangi IDE (waktu itu edisi pertama) sendirian, dan bertemu beberapa...

Belajar dari Pengalaman (Orang Lain)

Gambar
Tak perlu tenggelam untuk mengetahui bahwa laut itu dalam Akhir pekan lalu, kami dua keluarga (saya, istri dan anak-anak, serta adiknya istri, suami dan anaknya) berkunjung ke sebuah lokasi wisata akuarium di dalam sebuah pusat perbelanjaan di Bintaro . Di sana kami menyaksikan berbagai satwa perairan dari balik tangki kaca. Seperti Sea World di Ancol dan Jakarta Aquarium, kurang lebih. Namun postingan kali ini bukan membahas lokasi wisata dengan tiket masuk seharga 175 ribu per orang tersebut.  Pada satu momen di sana, istri menyaksikan akuarium besar di sana. Tingginya sekitar 4 meter, sehingga saat difoto dari samping, seolah-olah istri yang sedang berada di dalam laut (bukan lautnya yang naik ke darat). Padahal doi takut banget sama kedalaman laut. Ini baru akuarium, gak kebayang kalau laut beneran. Dari momen itu, saya teringat akan tulisan Om Squ (pembuat komik dakwah berseri " Pengen Jadi Baik ") tentang riba. Om Squ punya komunitas yang membantu orang-orang korban ...

Paragraf Penutup Akhir Tahun

Tahun 2023 sudah hampir berganti, teramat banyak kejadian membekas dalam sanubari. Tak terhitung nikmat Allah yang didapat pada periode ini, meski sebagian hal juga menguras emosi. Tentu tak menarik jika menuliskan seluruh peristiwa layaknya kilas balik. Yang terpenting adalah hikmah yang dapat kita petik, seiring keyakinan bahwa apapun yang telah ditetapkan oleh-Nya adalah yang terbaik.  Sebagai bahan muhasabah dari kejadian yang sudah-sudah, kala timbul masalah, tak perlu sibuk mencari siapa yang salah. Ketika itu sudah terjadi, yang terpenting kita fokus pada solusi .* Di level instansi, DJBC tercinta sedang banyak diuji di tahun ini.  Ketika ada luput petugas dalam menjalankan pekerjaan yang berdampak pada khalayak ramai di luar, seketika warganet ramai berkomentar, memicu kebencian yang di luar nalar. Meski jantung berdebar,  kita dituntut untuk tetap sabar, mengingat berdebat di sosmed justru bisa bikin kebencian makin menjalar. Daripada emosi yang keluar, lebih bai...

What's Left from BTIS Daddy's Camp 2023

Gambar
Setelah Daddy's Camp berakhir, tentu saja ada banyak cerita yang tersisa. Berikut penulis rangkum keseruan-keseruan di sana yang terabadikan dalam jepretan kamera. Udara bersih, sungai mengalir, pepohonan lebat. Hal yang dirindukan oleh warga Jabodetabek banget sih ini. Ironisnya, dulu saat masih kecil, tinggal di desa yang suasananya seperti ini, malah penasaran sama kehidupan di kota besar. Pas di kota besar merindukan suasana pedesaan. Manusia oh manusia. Even perkemahan tentu tak lengkap tanpa perlombaan. Ada menang, ada kalah. Ada yang berhasil, ada yang terjerembab. Ada yang cepat-cepat, ada yang cari aman. Seperti hidup, perjalanan setiap dari kita berbeda-beda. Tapi sebagai muslim, tentu kita semua punya 'garis finish' yang sama; pengen ke surga-Nya. Badan air yang jernih akan menampakkan dasarnya. Entah kerikil, atau pasir. Air yang jernih juga menberi manfaat untuk beragam makhluk. Layaknya insan yang memiliki hati yang jernih, tentu akan menyenangkan bagi ora...

I fell for the ocean, quite literally

Gambar
That title above is self explanatory. During a trip from Tarakan to Nunukan by a hi-speed ferry, i fell just before boarding the ship, at the lower part of the dock. The reason? It was slippery. Like, very slippery. Because of the tides, the lower part of the dock will be submerged sometimes. I could tell by the mussels and the thin layer of mud. But i was pretty ignorant, and a lil bit overconfident, thinking that i wouldn't fall since several times during my sea patrol duties, i never fell even once. So this is the first lesson of it; arrogancy could be your first step to downfall, quite literally. Next question, why did i came to the lower part of the deck? Well, just like those careless internet personality who fell from a tower, bridge or anything, i wanted to get a good pict. And this is the last pict i took. Pretty lame for the price. The pain is temporary, but the memory . . . The second lesson: watch your steps, quite literally. We might already heard that caution a thous...

Keputusan

Gambar
Matahari mulai mendekati peraduannya, namun sinarnya masih cukup menerangi, menembus udara kota yang kotor. Pukul lima sore, mayoritas pegawai di kantor ini sudah bersiap menuju kediaman masing-masing, entah dengan bis jemputan, mobil atau motor. Beberapa orang berganti pakaian olah raga dan bersiap untuk bermain bola, badminton atau sekedar jogging mengelilingi kantor. Namun tidak dengan Tuan Manganan. Bersama atasannya, seorang kolega dan seorang bawahan, mereka melangkah ke arah berbeda. Bukan menuju ke dekap hangat keluarga atau sekedar berolahraga, mereka sedang mempertaruhkan marwah dan kebanggan seragam biru tua. Dari gedung Harimau menuju gedung Kasuari, bersiap menghadap pada Pimpinan Tertinggi organisasi. Mereka berempat berjalan beriringan, namun terasa seolah belasan atau puluhan, bahkan ratusan langkah mengiringi. Terbayang ratusan pegawai lain yang membantu pengumpulan, penyiapan, pengolahan dan penyajian data dalam kajian ini. Jarak dua gedung itu tak terlampau jauh, nam...

Kalo Belum Rejeki, Ya Gak Akan Kesampaian

Gambar
Hampir tujuh tahun lalu, penulis pernah menulis artikel ini : intinya kalau belum rejeki, ya ngga bakal dapet, meski udah dalam genggaman. Sebaliknya, kalau udah rejeki, jauh pun akan sampai juga. Intinya apa-apa yang sampai pada kita , ya itulah yang sudah pasti digariskan oleh-Nya. Contoh nyata yang penulis alami adalah saat DO dari Tugas Belajar Diploma IV PKN STAN tahun 2015 silam. Pada akhirnya, ketika diterima DIV tahun itu saat belum rejeki, ya akhirnya DO . Pas rejeki, penulis diterima lagi di tahun 2016, ya sampai lulus, bahkan sampai membawa karir penulis ke unit saat ini berkat tema skripsi saat itu. Nah, baruuu aja sekitar dua pekan lalu, penulis diingatkan kembali oleh Allah, bahwa sebaik-baiknya rencana manusia, jangan pernah lupa bahwa rencana Allah-lah yang lebih baik. Bahkan meski itu pahit diterima. Jadi ceritanya, penerbit tempat penulis bergabung baru-baru ini berencana melakukan kegiatan offline bersama para mentor dan CEO, yaitu Bu Winda Susilo, dengan tajuk pe...

Tak Kan Tertukar

Gambar
Sejauh apapun pergi, pada akhirnya kita hanya akan dipertemukan dengan apa yang telah ditakdirkan bertemu kita Betapa banyak mereka yang berada di pusaran badai, digulung ombak, dihempas angin, terguncang gempa, atau terlibat dalam kecelakaan yang mencabut banyak nyawa sekalipun, namun selamat, kadangkala nyaris tanpa luka Betapa banyak yang berobat ke negeri seberang, menjumpai dokter terbaik, fasilitas kesehatan termutakhir, namun akhirnya tak sembuh juga Betapa banyak mereka yang berdekatan tinggalnya, selama bertahun lamanya, namun tak saling kenal atau bertegur sapa Ada pula yang lahir di belahan dunia berbeda, terpisah ribuan mil jauhnya, namun bersatu di pelaminan Maka, yang bisa kita lakukan hanyalah melakukan yang terbaik, berdoa untuk yang terbaik, dan menerima dengan baik, apapun yang Allah telah takdirkan pada kita Karena Allah lah yang Maha Tahu, apa yang menjadi kebutuhanmu dan kebutuhanku, dengan ukuran yang tepat untuk setiap individu, tanpa sekalipun tertukar atau keli...

Endgame: Sebuah Film Epik Sarat Pesan Menarik

Gambar
Rrrr... Rrrr... suara ponselku bergetar. Sebuah notifikasi masuk dari salah satu Whatsapp group . Staf Inti Avenger. Sebuah WAG yang berisi rekan-rekan di unit kerjaku yang sebelumnya. Meski informasi yang masuk kali ini tidak relevan dengan pekerjaan di unitku saat ini, namun karena masih ada hal lain yang terkait dengan pekerjaanku, ditambah menjaga hubungan baik dengan rekan-rekan, aku tidak meninggalkan grup ini. Kami menamai WAG ini dengan "Staf Inti Avenger", karena salah satu pemangku kepentingan yang terkait dengan pekerjaan kami sering bertindak layaknya Thanos, antagonis utama Infinity Saga pada Marvel Cinematic Universe (MCU). Sekali ia menjentikkan jari, maka musnah sudah segala upaya yang telah kami lakukan. Staf Inti Avenger, tiap hari menghadapi Thanos ( screenshot penulis)   Bicara soal Avengers , susah rasanya untuk lepas dari kenangan tentang Avengers: Endgame . Sebuah film epik yang menjadi klimaks Infinity Saga pada MCU. Secara keseluruhan, Avengers: Endg...