Postingan

Menampilkan postingan dengan label sky observer

Bosscha, Sherina dan Kertarajasa

Gambar
Karena sejak 24 Juni kemarin ada peristiwa konjungsi 5 planet , akhirnya tadi pagi menyempatkan menengok langit selepas subuhan. Dari kiri atas ke kanan bawah: jupiter, mars (agak samar), bulan, dan venus Dapat hasil foto yang cukup lumayan, kemudian diunggah ke instagram dan menandai akun Observatorium Bosscha .  Nah, sehubungan dengan Bosscha, istri jadi keinget film jaman 2000-an yang ada adegan di Bosscha sana. Apa filmnya? Yap, Petualangan Sherina. Hal lain yang bikin keinget film ini adalah, karena beberapa waktu lalu kami sempat membaca berita bahwa film Petualangan Sherina 2 akan mulai proses pengambilan gambar di tahun ini. Nah siangnya kami nonton film ini deh sama anak wedok. Selain jadi terkenang jaman kecil dulu, penulis jadi melihat sisi lain film ini, yang dulu tak penulis sadari. Ada sisi gelap dalam lakon Kertarajasa, sang antagonis yang entah kenapa kini terasa begitu nyata. Mungkin dulu ketika masih kecil, tak terlalu paham bagaimana kelicikan Kertarajasa, hanya ...

Blogger on Board (3): Against Boredom

Gambar
Sebagaimana penulis bilang di postingan sebelumnya, setiap kerjaan pasti bakal ada bosennya . Bahkan yang kerjanya sesuai passion dan hobi pun, bisa jadi di suatu titik akan mengalami titik jenuh dan ingin sesuatu yang fresh , baru dan berbeda. Lalu bagaimana dengan para kru kapal patroli yang kesehariannya hidup di atas kapal?

The most awesome take-off moment

18.15, maghrib. di atas Cengkareng, Langit merona, merekah, bagai apel Washington yang baru masak. Semburat warna kuning, jingga, hingga merah mewarnai horizon. menatap lekat indah warnanya dalam diam, menanti pesawat mendapatkan giliran lepas landas.,Setelah beberapa lama, diselingi berbagai pesawat dari maskapai lain yang silih berganti lepas landas dan mendarat, pesawat berwarna putih hijau pun mendapat gilirannya. Berputar di ujung landasan hingga menghadap ke barat, seolah menyongsong mentari yang telah mendekam di peraduannya.

Mungkin Sudah Saatnya

Suatu ketika dalam sebuah perjalanan ke Semarang, bus malam yang saya naiki singgah di sebuah rumah makan sekitar pukul 23.30. Bukan menu makan malam yang ingin penulis bahas, tapi langitnya. Lho kok langit? begitu mungkin pikir sebagian pembaca Ya, penulis melihat langit malam itu dan tertegun.

Crepuscular Ray yang "Spectacular"

Gambar
Di suatu senja, ketika sang mentari mulai menarik diri ke peraduannya, dan sinarnya yang memancar terhalang oleh tegapnya gedung-gedung angkuh di ibukota, maka terciptalah sebuah lukisan alam yang keindahannya sulit diungkapkan dengan kata-kata. Ya, nama fenomena ini saja susah diucapkan, apalagi mengungkapkan keindahannya. Sulit, my man .

Di Atas Langit Bandung; Contrails atau Chemtrails?

Gambar
Kali ini saya membahas jejak-jejak asap di langit yang seringkali menimbulkan rasa ingin tahu bagi siapapun yang melihatnya. Pertama kali saya ngelihat hal ini, kalau nggak salah pas masih SD (atau SMP ya? Lupa). SMA gak pernah tau (atau gak pernah merhatiin ya? Lupa) . Kalau Bro Enigma membahasnya dari sudut pandang konspirasi, saya cuma ingin memamerkan beberapa contrails (semoga saja bukan chemtrails) yang kebetulan saya lihat di langit kota Bandung tadi pagi. Maaf kalau hasilnya jelek, maklum, kamera henpon (belum punya kamera pro sih). Mungkin ada pembaca yang bersedia meminjami saya kamera pro miliknya?? :D (ngarep) Let's check it out . . . Yang ini, sebut saja contrail 1, saya ngeliat emang ada pesawatnya . . . Kalo yang ini, sebut saja contrail 2, tau-tau aja ada, nggak sempet ngeliat sumber asapnya . . . Kalau yang ini, ada pesawat yang melintas, membentuk contrail baru (sebut saja contrail 3) yang menyilang contrail 2 tadi, dan terbentuklah simbol 'X' s...

Tak Semua Keindahan Dapat Diabadikan

Gambar
Seringkali, saya sengaja keluar pada senja hari untuk sekedar melihat langit sore saat matahari terbenam. Dan seringkali pula saya mendapati langit sore yang sangat indah. Namun sayangnya, keindahan itu tak dapat diabadikan, kamera HP saya kurang responsif untuk mendapatkan warna langit sore yang natural. Well, memang tak selamanya keindahan alam (tak cuma keindahan langit) dapat diabadikan dengan peralatan teknologi. Sebagian hanya dapat dilihat oleh mata dan dikenang oleh hati, tanpa bisa terekam kamera dan disimpan dalam memory card. Berikut ini sebagian keindahan langit yang dapat saya abadikan. Memang bukan yang terindah yang prnah saya lihat, tapi inilah hasil maksimal yang mampu direkam oleh kamera HP saya. *no photoshop retouch, honest ! "Maka apakah mereka tidak melihat akan langit yang ada di atas mereka, bagaimana Kami meninggikannya dan menghiasinya dan langit itu tidak mempunyai retak-retak sedikitpun ?" (QS Qaaf ayat 6 )

Purnama Supermoon

Gambar
Beberapa hari ini, beredar berita mengenai fenomena supermoon di media-media (meski saya cuma mengikuti lewat media internet). itu loh, fenomena bulan yang sedang berada pada titik terdekat dengan bumi dan pada fase purnama. Saya nggak ngebahas jaraknya berapa atau kajian ilmiah lainnya. Dan saya juga nggak akan ngebahas mengenai bencana yang akan mengikuti supermoon, maupun kajian ngawur lainnya. Saya cuma mau ngebahas bulannya. Lagian, kali ini langit jakarta mendung, tadi sempet kelihatan sih purnamanya, sekitar jam7 malem. Tapi sekarang mendungnya makin menjadi, dan malah gerimis pula. Jadi mana kelihatan . . . (*sedikit kecewa) Tapi gak masalah lah, toh tadi pas kelihatan bulannya, juga gak terlihat istimewa. Menurut informasi yang beredar di dunia maya, saat ini jarak bulan ke bumi lebih dekat sekitar 6 % dari jarak rata-rata, dan bulan akan terlihat 14 % lebih besar. Fakta luar biasa kan ( saya tak habis pikir, gimana mereka menghitung sedemikian detilnya, Anda juga pasti merasa...

I call myself, a sky observer

Gambar
Saya suka melihat langit. Entah sejak kapan pastinya, yang jelas saya suka melihat ke langit. Apakah langitnya sedang biru cerah, ataupun kelabu mendung. Saat matahari terbit, atau terbenam. Siang hari, atau malam hari. Melihat awan, atau gurat cahaya matahari di ufuk barat dan timur. Menatap bulan ataupun bintang. Yang jelas setiap kali saya melihat ke langit, terasa ada rasa tentram di hati kecil ini. Melihat langit yang luas itu membuat saya merasa begitu kecil dan tak ada apa-apanya. Membuat saya sadar jika kita, manusia, bukanlah apa-apa di alam semesta yang luas ini. Menyadarkan bahwa ada 'sesuatu' di balik indahnya langit ini. 'Sesuatu' yang begitu hebatnya, begitu detilnya melukis langit hingga menjadi begitu indah, bahkan saat mendung paling pekat sekalipun, langit tetap dilukiskan dengan begitu indah. Anda tidak percaya? Lihatlah keluar sana, perhatikan, renungkan. maka akan terlihat indahnya. "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih berg...