Cari Blog Ini

Kamis, 11 Agustus 2011

Hal yang Paling . . . di Dunia

Yang paling dekat dengan kita di dunia ini adalah maut

Yang paling jauh dengan kita di dunia ini adalah masa lalu

Yang paling besar di dunia ini adalah hawa nafsu

Yang paling berat bagi kita di dunia ini adalah menjaga amanah

Yang paling ringan bagi kita di dunia ini adalah meninggalkan sholat

Yang paling tajam di dunia ini adalah lidah manusia

*dari Imam Ghazali, pertanyaan kepada murid-muridnya tentang beberapa hal yang paling 'wah' di dunia ini. Didengarkan oleh penulis saat ceramah dzuhur Rabu kemarin, di Masjid Pusdiklat Bea dan Cukai.


**sepertinya penulis tidak perlu memberikan keterangan tambahan bagi pembaca sekalian, kan? Sepertinya sudah cukup jelas untuk kita renungkan bersama. . .

Selasa, 09 Agustus 2011

Khatam Al-Qur'an dalam Sebulan? Biiiisaaaa. . .

Suatu hari di awal Ramadhan ini, saya mendapat SMS dari teman-teman, isinya adalah ajakan untuk mengkhatamkan Al-Qur'an dalam sebulan, terutama pas Ramadhan ini. Kurang lebih begini tipsnya:

Al-Qur'an terdiri atas 30 Juz . Dalam sebulan, ada 30 hari. Jadi satu hari usahakan membaca 1 juz.
Pada mushaf kita, rata-rata 1 Juz terdiri dari 10 lembar (tergantung cetakannya sih). Dalam sehari, kita melaksanakan sholat 5 waktu. Jadi kalau 1 Juz yang 10 lembar tadi dibaca setiap habis sholat, maka jadinya adalah 2 lembar/4 halaman setiap kali waktu sholat.

Sedikit kan? Yang bikin berat memang hanya rasa malas kok. Coba deh dimulai, insya Allah bia.

Tapi kan, kalau Ramadhan gini emang kegiatan nggak terlalu banyak, lha kalau hari-hari biasa yang super sibuk?, begitu mungkin pikir Anda.

Sebuah tips dari seorang senior di kampus, kalaulah misalnya kita melewatkan 1 waktu sholat tanpa sempat membaca Al-Qur'an, karena kesibukan misalnya, maka 'jatah' yang tidak terambil tadi harus dirapel pada malam harinya.

Mungkin jadi terasa agak berat, soalnya jadi banyak. Tapi kalau nggak berusaha gitu, kapan bisa istiqomah?
Anggaplah sesibuk-sibuknya adalah pas jatah dzuhur dan ashar, jadi ada 2 kali jatah nggak terambil tepat waktu. Kalau 'rapelan' malam dirasa terlalu banyak, coba jatah pas subuh diperbanyak, untuk berjaga-jaga kalau-kalau pas dzuhur nggak sempet. Kalau perlu, pas waktu senggang di sela-sela kegiatan (pas jam kerja lagi lowong, atau jadwal ngampus gak padet) sempatkanlah sholat dhuha, dan setelahnya, sempatkanlah ambil jatah, anggap saja ambil jatah untuk ashar nanti. Jadi jatah maghrib dan isya' tetap normal.

Sedikit tips dari saya, coba pakai mushaf yang ada terjemahannya. Jadi setiap selesai baca satu halaman, baca terjemahannya. Asik loh, kayak membaca cerita bersambung (tentu saja, 'cerita' yang satu ini penuh ilmu dan hikmah). Dan lagi, kalau membaca terjemahannya tuh jadi kerasa banget kalau satu halaman yang kita baca tuh sebenarnya sedikit sekali, paling cuma berapa ayat tuh (tergantung juga sih, juz berapa; kalau juz 30 beda cerita kali ya). Kalau pas nyadar bahwa yang sudah kita baca itu barusediiikit, cuma seimprit, maka insyaAllah akan timbul rasa malu. Malu, karena baca sekian ayat aja udah malas-malasan. Padahal kalau baca koran, Kompas-JawaPos-PosKota juga langsung habis sekali lahap. Kalau baca novel aja, Harry Potter, seminggu dua minggu udah khatam. Masa baca Al-Qur'an yang merupakan bacaan wajib umat Islam, masih malas. Malu dong.

Mungkin Anda akan sedikit terbebani dengan target besarnya, yakni khatam dalam sebulan.
Kalau begitu, mari ubah targetnya : 1 juz setiap hari. Lebih ringan kan?
Atau kita ubah lagi targetnya : 2 lembar setiap habis sholat. Nggak terasa berat kan?

Makanya, ayo kita coba. Khatam Al-Qur'an dalam sebulan? Siapa takut :D

Minggu, 07 Agustus 2011

Siapa Yang Sebenarnya Tertipu?

Allah SWT berfirman : (Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: "Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya." (Allah berfirman): "Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS Al Anfaal ayat 49).

Membaca ayat ini jadi teringat akan kata-kata orang-orang atheis di sebuah forum diskusi di internet (lupa forumnya apaan). Dengan sombongnya mereka berkata, 'Jangan mau ditipu agama', 'agama itu cuma omong kosong', 'agama itu membatasi kehidupan kita' dan omongan ngawur sebangsanya yang intinya mencacimaki dan merendahkan orang-orang beragama (Islam khususnya).

Ah, andaikan mereka tahu dan sadar bahwasanya merekalah yang ditipu oleh setan dan antek-anteknya . . . .

"Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka orang-orang yang kafir itu merekalah yang kena tipu daya." (QS Ath Thuur ayat 42).

"Sebenarnya orang-orang kafir itu dijadikan (oleh syaitan) memandang baik tipu daya mereka dan dihalanginya dari jalan (yang benar). Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka baginya tak ada seorangpun yang akan memberi petunjuk." (QS Ar Ra'd ayat 13)

Naudzubillahi min dzaalik. Semoga Allah melindungi kita dari tipu daya syaitan yang terkutuk. . .

Senin, 01 Agustus 2011

Mumpung Masih Ketemu . . .

Alhamdulillah, Allah SWT masih memperkenankan kita untuk bertemu dengan bulan nan mulia ini. Kita bertemu lagi dengan Ramadhan. Subhanallah, sudah berapa banyak Ramadhan yang kita alami sampai saat ini?
Mungkin masih ingat, pencapaian apa saja yang berhasil diraih pada Ramadhan yang lalu?