Postingan

Menampilkan postingan dengan label introspeksi

Gelombang Konsekuensi

Gambar
Apapun yang kita lakukan saat ini, akan ada dampaknya. Bagi kita sendiri di masa yang akan datang, bahkan bisa juga berdampak bagi orang lain. Sebagaimana diri kita saat ini, yang amat dipengaruhi masa lalu kita. Bagaimana orang tua membesarkan kita, bagaimana kita membiasakan satu dan lain hal, bagaimana kita menyikapi setiap kejadian. Detik demi detik, menit demi menit, itulah yang membentuk kita saat ini. Semakin lama, kita akan bjsa mempengaruhi orang lain juga. Pasangan, anak-anak, tetangga, tekan kerja. Setiap perilaku kita, adakalanya akan kembali pada diri kita. Entah nanti, esok, lusa. Yang pasti, akan ada konsekuensi. Dan terkadang, dampak itu akan berantai, terus menerus.  Seperti riak di kolam. Setiap kerikil dan batu yang dilemparkan ke kolam, akan menimbulkan riak gelombang. Seperti angin berhembus, juga akan menimbulkan gelombang, bahkan ombak besar. Badai besar bahkan bisa mempengaruhi bagian dasar laut yang dangkal. Terkadang kita menjadi kolam, beriak karena hembu...

Bangkit Lewat Tauhid

Gambar
Sudah hampir dua tahun penjajah zionis membombardir Gaza. Lima puluh ribu lebih korban jiwa yang tercatat dan teridentifikasi—bayi, balita, anak-anak, wanita, pria, warga lanjut usia, wartawan, petugas medis—dan masih banyak lainnya yang belum tercatat karena masih terkubur di reruntuhan, ratusan ribu lainnya terluka, tak terhitung bangunan yang hancur — masjid, sekolah, rumah sakit, pemukiman warga, pasar, hampir semua bangunan.   Demonstrasi dari beragam lapisan masyarakat, di berbagai negara, telah dilakukan oleh ratusan ribu, bahkan mungkin jutaan manusia. Namun seolah tak ada gerakan nyata dari para 'pemimpin dunia' dari negara-negara besar, pun organisasi internasional. Dan dunia Islam, dengan dua milyar lebih penduduknya, masih belum bisa banyak berbuat—selain Yaman yang terus konsekuen terus mendukung saudara-saudara kita di sana meskipun mereka pun serba kekurangan. Umat Islam yang jumlahnya banyak ini, seolah tak berdaya apa-apa di hadapan para kekuatan besar du...

Lebaran dan Maaf Beneran

Gambar
Kalau dalam sholat, ketika kita melakukan kesalahan (kelebihan/kekurangan rukun sholat atau ragu-ragu), maka ada mekanisme sujud sahwi . Bahkan jika Imam yang melakukan kesalahan dan diingatkan oleh makmum , jika kesalahannya pada rukun, maka di akhir sholat pun dilakukan sujud sahwi. Ini adalah mekanisme yang sistematis dalam sholat, di mana baik imam atau makmum harus sama-sama menyadari jika ada kesalahan dalam sholat, dan memperbaikinya. Kalau yang memimpin sholat melakukan kesalahan, maka makmum wajib mengingatkan, dan kemudian sujud sahwi pun dilakukan. Namanya manusia, memanglah banyak berbuat salah dan dosa. Makanya Allah perintahkan kita banyak beristighfar dan memohon ampun kepada-Nya. Nabi Muhammad Salallahu 'Alaihi Wassalam yang telah dijamin masuk surga aja, banyak beristighfar , masa kita yang berlumur dosa ogah istighfar? Bukankah Allah Maha Pengampun Lagi Maha Pemaaf ? Rugi dong kalau kita gak mohon ampunan pada Allah. Lain hal kalau kesalahan yang kita lakukan ada ...

Cinta

Gambar
Secinta-cintanya kita pada gurat indah senja, dalam sekejap ia kan berubah gelap gulita Secinta-cintanya kita pada barang kesayangan, nantinya akan rusak, hilang, atau diwariskan Secinta-cintanya kita pada makanan, esok pagi ia akan keluar jadi kotoran   Secinta-cintanya kita pada sebuah tontonan, tak lama akan berakhir juga Secinta-cintanya pada sebuah band, bisa jadi nanti ganti vokalis dan tak lagi kita suka Secinta-cintanya kita pada sebuah jabatan, ada waktunya mutasi, atau pensiun Secinta-cintanya kita pada seseorang, kelak akan menua, berubah, atau terpisah waktu  Secinta-cintanya kita pada dunia dan seisinya, toh nanti akan kita tinggalkan juga Maka beruntunglah kita, jika mencintai sesuatu yang abadi Cinta yang tak berujung kepada penyesalan atau kesedihan Cinta yang membawa kita pada kebaikan dan kemuliaan  yang langgeng dan tak sehina dunia nan fana ini

Change Cannot Be Chained

Gambar
  The sun rises every day as we know it, and never once in time has it failed to rise. And no matter how much we love its beautiful rays, they will eventually set, leaving darkness to come. The wind blows around the world, carrying clouds and sometimes bringing storms, only for us to wait for it to pass by, unstoppable. And when all hopes seem to fade, it stops. Bringing back the sun's rays and the gentle breeze. The river flows steadily, looking forward to merging with the ocean. Whatever the obstacle, no matter how slow, it will always find its way to flow. And once it arrives, it suddenly arises, heated by the sun, forming clouds, and brought by the wind, raining down again, only to continue its cycle. The mountain, pushed by tectonic plates below, patiently built itself up. Inches by inches, it grew. Rise above its surrounding land. Once it reached its highest peak possible, things began to change again, like everything else. The weather wears it down. Rain and snow erode its t...

Porthole Perspective

Gambar
When i was on voyage with a ship, what I love the most is the beautiful view of the sea and sky above. However, the voyage won't be always fun and joy. The wind is unforgiving. The blaze of the sun will pierce your skin. Or sometime, it rains heavily and you wouldn't like the prospect of getting wet by the rain while you are on the ship, right? The wave's getting rough sometimes. And with each ups and downs along the wave, so does our gut and its contents. Fortunately, I rarely got seasickness. To escape the uneasiness during the voyage, i would lie down on my bed, in line with the ship's heading. But inside my room, i couldn't really enjoy what I like the most from the voyage: the ocean view. There's porthole near my bunk bed, but of course, the view is limited. You really need to go outside, to get the whole view and atmosphere of the ocean. You gotta feel it from the starboard side and the portside. From the bow and the astern. Climbing the mast if necessery....

Untethered

Gambar
Travelling by plane always amuses me. When the thundering roar of the twin turbojet propels the hundred-tonnes machine into the air, for a few moment i feel untethered to the earth. Of course i didn't escape the invisible gravity of it-the plane didn't even reach half of the escape velocity needed- but what i'm saying is the feeling when your feet didn't connected to the ground below. By the time the wheels of the plane leave the runaway, so does the earthly bound that connected us all. It just snapped to me. Like an unthetered kite. And i feel like some sore of transcended into different being, watching the earth below. Seeing the skycrapper we used to proud of, seems to be indistinguishable from any other building, made me realize puny humas are. We are just an insignificant being in this planet. Yet we left behind a massively significant trace. The carbon footprint & greenhouse gas. The global waste. The burnt rainforest. The melting icecaps on the mountains and ...

Tak Kan Tertukar

Gambar
Sejauh apapun pergi, pada akhirnya kita hanya akan dipertemukan dengan apa yang telah ditakdirkan bertemu kita Betapa banyak mereka yang berada di pusaran badai, digulung ombak, dihempas angin, terguncang gempa, atau terlibat dalam kecelakaan yang mencabut banyak nyawa sekalipun, namun selamat, kadangkala nyaris tanpa luka Betapa banyak yang berobat ke negeri seberang, menjumpai dokter terbaik, fasilitas kesehatan termutakhir, namun akhirnya tak sembuh juga Betapa banyak mereka yang berdekatan tinggalnya, selama bertahun lamanya, namun tak saling kenal atau bertegur sapa Ada pula yang lahir di belahan dunia berbeda, terpisah ribuan mil jauhnya, namun bersatu di pelaminan Maka, yang bisa kita lakukan hanyalah melakukan yang terbaik, berdoa untuk yang terbaik, dan menerima dengan baik, apapun yang Allah telah takdirkan pada kita Karena Allah lah yang Maha Tahu, apa yang menjadi kebutuhanmu dan kebutuhanku, dengan ukuran yang tepat untuk setiap individu, tanpa sekalipun tertukar atau keli...

Sotoy Lu

Gambar
Ini sotong. Dia gak sotoy kayak elu, Tong! Bagi sobat muslim di Indonesia, bicara hadits malam jumat, sebagian orang membayangkan yaasiinan atau hubungan suami istri . Tapi, yang lebih jelas keshahihan haditsnya dan lebih utama adalah anjuran membaca surat Al-Kahfi. Tak hanya mendapat cahaya di antara dua Jumat , banyak kisah dalam surat ini yang penuh dengan hikmat. Satu kisah yang amat menarik dan relevan dengan kondisi umat saat ini, adalah kisah Nabi Musa Alayhissalam. Nabi Musa jelas bukan orang sembarangan. Beliau adalah seorang Nabi dan Rasul yang memiliki banyak mu'zizat, dan di antaranya adalah beliau bisa bicara langsung dengan Allah tanpa perantara malaikat. Gak maen-maen kemampuan beliau.  Tapi ternyata eh ternyata, ada seseorang yang lebih banyak tahu daripada beliau. Dikisahkan dalam Al Qur'an surat Al-Kahfi ayat 60 sampai 82, bahwa Nabi Musa diingatkan oleh Allah SWT akan adanya seseorang yang lebih berilmu daripada beliau. Singkat cerita, Nabi Musa pun m...

Bila Waktu T'lah Berlalu

Gambar
majunya tak terasa, yang lalu tak lagi teraba Waktu, suatu konsep abstraksi, namun terasa sangat nyata dan bukan imaji. Waktu, melingkupi segala yang telah terjadi, masa kini, maupun yang belum terjadi.  Waktu, membersamai ruang membentuk empat dimensi.    Waktu, yang tak akan terulang, tak peduli kita rindu bukan kepalang. Waktu, yang selalu menderu tanpa pedulikan kita yang ingin membeku terpaku. Waktu, yang kelak akan ditanyakan di hari akhir, untuk apakah kita gunakan hingga detik terakhir. Waktu, yang amat penting hingga Sang Maha Pencipta pun bersumpah dengan namanya. Demi masa. Demi waktu fajar. Demi waktu ketika matahari sepenggalah. Demi siang apabila terang benderang. Demi malam apabila gelap gulita.    Andaikan kita mendapat jatah waktu sebagaimana rerata umat Nabi Muhammad.  Andaikan kita hanyalah manusia beriman yang rata-rata saja, yang perbuatan baik dan buruknya seimbang ketika ditimbang. Andaikan kelak waktu di akhirat adalah setara lima...

Berat, Tapi Ada yang Lebih Berat

Gambar
Kalau anak ngga nurut sama orang tua, orang tua kudu sadar diri, jangan-jangan karena ortu ngga nurut perintah Allah, anak jadi ngga nurut orang tua Kalau ngerasa gak didengerin sama anak jangan-jangan gara-gara ortu yang gak pernah dengerin anak saat diajak bicara Kalau ngerasa anak susah diajak komunikasi, jangan-jangan karena memang jarang diajak komunikasi Kalau ngerasa anak suka berperilaku kasar, jangan-jangan ia cerminan ortu yang suka berbuat kasar Kalau ngerasa anak susah diatur, jangan-jangan karena ortu yang gak taat sama aturan Yang Maha Mengatur Kalau anak susah diajak ibadah, jangan-jangan emang ortu kurang kuantitas atau kualitas saat beribadah Sebelum menuduh anak-anak nyusahin, ngaca dulu ke masa lalu, jangan-jangan dulu ortu juga gak kalah nyusahin Sebelum mencap kelakuan anak kayak setan, ngaca dulu, jangan-jangan ortu yg kelakuannya kayak setan Gendong anak memang berat, tapi jauh lebih berat pertanggungjawabannya kelak di akhirat

Sepele

Gambar
Terkadang, ada kebaikan-kebaikan kecil yang seringkali dianggap remeh dan diabaikan. Saat di rumah makan, misalnya. Setelah makan, tentu sebenarnya mudah bagi kita untuk mengumpulkan sampah sisa makanan pada satu piring dan merapihkan piring lain (yang sudah agak bersih dari sisa makanan) dalam satu tumpukan. Hal sepele yang bisa dilakukan sembari mengobrol dan menunggu bon dari rumah makan itu, tentu akan memudahkan para pelayan membereskannya (adegan semacam ini dilakukan sebelum pandemi covid19 yaaa. Kalau sekarang mending makan di rumah aja). Namun kadang, ada saja alasan untuk membiarkan meja tempat makan kita berantakan. "Kan memang mereka dibayar (salah satunya) untuk membereskan itu", ujar seorang kawan, kala penulis merapihkan piring-piring sisa makan di kantin. Alamak, tak ingatkah bahwa jika memudahkan urusan orang lain, kelak Allah akan mudahkan urusan kita? Bukankah setiap kebaikan kelak akan dibalas, asal kita melakukannya dengan ikhlas? Coba kita tengok amal ib...

COVID-19: Ada Yang Udah Kualat Sama Gurunya?

Pandemi tak hanya memaksa para pekerja  untuk ber-WFH, namun juga anak sekolah untuk sekolah dari rumah. Bagi sebagian orang yang sudah memiliki koneksi internet stabil, gawai mumpuni dan kelonggaran waktu untuk menemani anak bersekolah, mungkin ini akan memudahkan. Tapi tentu tak semua siswa memiliki akses terhadap itu semua. Terlepas dari itu, mungkin sebagian pembaca sudah mengalami keseruan menemani anak sekolah? Bagi penulis, menemani si kecil (usia 3 tahun +) bersekolah di rumah memang tak selalu mudah. Memang istri sih yang lebih banyak menangani langsung. Istri mengikuti sebuah kelas daring untuk kegiatan pembelajaran anak gadis.  Dan hanya dalam 4 pertemuan, udah kebayang susahnya jadi pengajar, terutama untuk anak usia dini. Pertama-tama kesulitannya terkait jadwal. Kesibukan di rumah memang tak ada habisnya, dan harus memaksa untuk meluangkan waktu untuk kegiatan belajar. Kedua, mood anak tak selalu siap untuk belajar. Seringkali, harus sedikit merayu dan agak banya...

COVID-19: IRT adalah Profesi Mulia

Setelah menjalani WFH selama beberapa pekan, rupanya ada satu hal yang makin disadari oleh banyak suami: jadi Ibu Rumah Tangga (IRT) itu berat Bro. Bayangin deh apa yang terjadi ketika Pak Suami berangkat kerja. Memang sudah kewajiban suami bekerja untuk menafkahi keluarga, baik kerja banting tulang, peras otak, maupun yang kerjanya cukup selow. Ada yang memang kerjanya bikin stres, ada juga yang kerjaannya bikin orang lain stres. Lalu apa yang terjadi pada Bu Istri? Ditinggal suami kerja, maka Bu Istri bergerak membereskan rumah dan anak-anak, jika sudah ada. Pekerjaan rumah banyak banget lo. Mulai urusan pangan: nyiapin sayuran dan lauk, lalu memasaknya. jangan lupa cuci beras, masukin ke magic com dan nyetekin tombol cook, dilanjut cuci piring dkk. Urusan baju: cuci-bilas-jemur-lipet-setrika. Urusan kebersihan rumah: nyapu, ngepel, beberes. Urusan anak: mandiin, makein baju, nyuapin, nenenin, nyebokin, ngajak main, ngajarin. Dan banyak lagi urusan lain yang bisa membuat si ibu capek...

Renungan Minggu Sore

Warning!!! Sebelum pembaca lanjut, penulis nanya dulu nih. Pembaca percaya ngga dengan hari akhir, life after death , di mana setelah kematian nanti, akan ada kehidupan lagi ( ressurection ), dan ada pembalasan bagi setiap perbuatan kita di dunia? Atau, pembaca termasuk pemercaya aliran you only live once  di mana segala perbuatan akan ada balasannya di dunia saja, dan selepas dunia ini tak ada apa-apa lagi? Kalau Anda termasuk kelompok pertama, silahkan lanjut baca.  Tapi kalau Anda kelompok kedua, ngga ada gunanya baca artikel ini. Toh Anda ngga percaya hari akhir kan?

Kayak Anak Kecil

Gambar
Beberapa hari ini si kecil demen banget naik odong-odong di dekat rumah. Pas diajak tarawih, pulangnya selalu ngajak mampir. Dan kalau sudah di lokasi itu, maunya main terus. Karena selain ada odong-odong, juga ada tempat main mancing-mancingan ikan (yang pake magnet) dan miniatur excavator yang berfungsi beneran (jadi ada kotak styrofoam berisi serbuk gergaji, ada excavator yang dikendalikan pake panel pengendali beneran, dan ada truk untuk diisi).  Pas diajak sholat jadi semangat dia, karena tiap habis sholat ngelewatin tempat itu. Sholatnya? Yaa, sekedarnya saja, habis Isya maunya langsung pulang, jadi harus extra effort untuk ngajak tarawihnya. Total durasi di lokasi main sama di mushola, lamaan di lokasi main dong.  Di mushola rewel, di tempat main betah Ah, namanya juga anak-anak. Ibadah kan masih pengenalan, mainnya yang banyakan. Wajar lah, masih balita.

Puasa Tapi Sia-Sia

Gambar
Ceramah ba'da isya kali ini membahas 5 perkara yang ngurangin pahala puasa. Ngga sampe batal sih, cuma sia-sia aja, ngga dapat pahala karena perbuatan-perbuatan ini menggugurkan pahala puasanya. Kan sayang, puasa cuma dapet lapar dan haus. Sebenarnya mayoritas kita udah tau, cuma lupa aja. Maka yuk diingat-ingat lagi, biar puasa kita ngga sia-sia gegara perbuatan-perbuatan sepele berikut:

Kisah Luqmanul Hakim dan 2 Potong Daging

Gambar
Ceramah singkat ba'da Isya kemarin membahas secuil kisah Luqmanul Hakim. Bukan Lukman Hakim yang aktor itu ya, itu Lukman Sardi ding. Bukan pula Menteri Agama yang lagi seru kasusnya (semoga Allah lindungi beliau jika memang tidak bersalah, namun jika memang bersalah, biar Allah yang menghitung sudah). Oke fokus. Ini adalah kisah Luqmanul Hakim yang namanya diabadikan menjadi nama salah satu surat dalam Al-Qur'an. Tapi sebelumnya, siapa sih Luqmanul Hakim itu?

Lomba Kisah Inspiratif Ramadhan

Gambar
Alhamdulillah, kali ini penulis berhasil meraih juara dua pada lomba kisah inspiratif yang diadakan oleh Panitia Ramadhan 1439H Dewan Kemakmuran Masjid Baitut Taqwa Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sebenarnya yang ditulis adalah kisah lama bersemi kembali , cuma gaya bahasanya diubah sedikit. Berikut kisahnya:

Tentang Sholat

Sedikit catatan dari ceramah Aa Gym pada acara Tarhib Ramadhan 1439 H di Masjid Baitut Taqdis, Pusdiklat Bea  dan Cukai, 9 Mei 2018. Banyak topik yang dibahas, tapi pada postingan ini akan penulis fokuskan pada tema sholat. Berikut poin-poin penting yang berhasil penulis tangkap: