Postingan

Menampilkan postingan dengan label satir

Literasi Butuh Aksi

Gambar
Hari ini, 8 September, diperingati sebagai Hari Literasi Internasional. Bicara literasi di negeri ini, tentu masih banyak yang ingat dengan ironi negeri ini; di mana kemampuan literasi bangsa ini tidak terlalu tinggi, namun frekuensi kicauan di media sosial amat tinggi. Semua dapat dirangkum dalam gambar ini. Sumber dari laman ini Entah sengaja menyindir, atau memang merupakan cerminan literasi negeri ini, tentu sering kita dapati contoh serupa sehari-hari. Misalnya, ketika dalam sebuah WA grup, dibagikan secuil i nformasi dalam bentuk tautan, infografis, atau uraian agak panjang, akan ada saja yang bertanya sebelum membaca. Duh. Sebagai negeri dengan penduduk mayoritas muslim, malu lho kita nih. Bukankah ayat pertama yang diturunkan adalah perintah untuk membaca? Lantas kita sendiri malas membaca. Padahal, membaca sebagai salah satu komponen literasi adalah sebuah kemampuan yang amat penting. Tanpa bisa membaca, tentu tak mampu memahami. Karena sejatinya, literasi itu lebih dari seked...

Kisah Patih Cadas Nyala dan Nona Pisir

Gambar
Alkisah di suatu negeri bernama Agnidwipa, sebuah negeri yang gemah ripah loh jinawi , rakyat sedang bertaruh hidup dan mati. Sebuah penyakit menular dari negeri antah berantah, mewabah dan membuat perekonomian negeri yang pengelolaannya sudah salah kaprah, menjadi makin lemah. Namun demikian, para patih dan hulubalang raja masih optimis bahwa segalanya akan kembali manis, diiringi pertunjukan dagelan yang dijamin membuat penontonnya menyeringitkan alis .   " Kau sudah dengar tentang Patih Cadas Nyala? ", tanya Parek, seorang pemuda berbadan ceking agak bungkuk pada kawannya yang berbadan bongsor. Patih Cadas Nyala adalah seorang pria mulia utusan raja, setidaknya begitulah publik mengenalnya. Ia dipercaya mengelola urusan sosial, termasuk di antaranya membagikan bantuan dari negara bagi rakyat yang perekonomiannya semakin sial. Namun rakyat terkejut dan kehilangan kepercayaan, ketika ia kedapatan menerima rasuah dari para juragan, yang mendapat pesanan paket bantuan bagi ra...