Postingan

Menampilkan postingan dengan label person to person

Kekuatan Keluarga

Gambar
Senin ini tiba-tiba ada kabar kajian spesial di MBT KP DJBC. Dengan pembicara seorang counselor sekaligus trainer di Rumah Keluarga Indonesia, juga merupakan  Kompasioner terfavorit 2014, dan penulis buku-buku tentang pernikahan dan keluarga, Ustadz Cahyadi Takariawan. Topiknya adalah "Kekuatan Keluarga". Pembicara membuka sesi dengan pertanyaan "apa sih kekuatan keluarga itu?dan bagaimana menghadirkannya di keluarga kita?". Yuk disimak isi kajian bersama beliau.

Bagusin Luar Dalam

Kadang ada orang yang memilih untuk membaguskan "sisi luar" kepalanya, namun lupa membaguskan "sisi dalam" kepalanya. Sisi luar yang bagus (penampilan keren) tapi sisi dalam (otak, logika, pengetahuan dan akhlak) jelek, ya jelek semuanya. Sisi dalam bagus, tapi sisi luar kurang bagus, bisa jadi orang lain akan kurang menghargai. Semoga kita tidak termasuk yang seperti itu, dan bisa membaguskan kepala kita baik isinya maupun tampilannya.

Intinya Harus Peka

Melihat judu di atas, sebagian pembaca mungkin akan berpikir "nih si gundul habis diprotes ceweknya gara-gara gak peka kali" . Bukaan, bukan begitu maksud postingan kali ini Gaes . Gue mah nggak gitu orangnya nggak pernah nggak diprotes maksudnya . Ini bukan postingan tentang cowok yang diprotes cewek karena nggak peka. Ini postingan umum kok, untuk siapa saja yang sehari-harinya berinteraksi dengan manusia lain, kapanpun dan dimanapun, termasuk kamu. Iyaa, kamuuu *nunjuk Pembaca dengan stye Dodit Mulyanto SUCI 4.

Just Help, Don't Hope

Kadangkala orang meminta bantuan pada kita, meski tidak semua mengungkapkannya secara jelas. Tidak semua yang meminta bantuan akan mengatakan, "maukah kau membantuku?" atau semacamnya. Ada juga yang memilih untuk menggunakan kalimat perintah, memaksa, atau menyindir. Pada esensinya sama saja, meminta bantuan kita untuk melakukan sesuatu. Bantu saja sebisa kita, dan jangan berharap apa-apa. Jangan berharap dia akan datang membantu kita di saat sulit, atau memberi hadiah, atau sekedar ucapan terima kasih. Sudah, bantu saja dan jangan berharap apa-apa. Karena berharap pada manusia akan lebih banyak kecewa daripada bahagia. Karena kita memang harusnya hanya berharap kepada Yang Maha Kuasa, bukan pada manusia. Kelak ketika kita kesulitan, Yang Maha Kuasa-lah yang akan membantu kita, entah dengan perantara siapa. Jadi jangan berharap apa-apa ketika ada orang yang meminta bantuan pada kita dan kita membantunya, karena bisa jadi bukan kita sedang berbuat baik, melainkan kita hanya m...

Tips Buat yang Berkuping Tipis

Dalam keseharian, kita pasti sering berinteraksi dengan manusia lain (yaiyalah, masak sama jin). Namanya manusia pasti perangai dan tabiatnya berbeda-beda dalam berinteraksi dengan sesama. Dan dalam interaksi itu, seringkali kita akan mendengar hal-hal yang bisa membuat kita tersinggung, merasa tidak dihargai, diremehkan, dan sebagainya. Hal-hal itu bisa berupa kritikan, cucian cacian, sindiran, keirian, atau hal-hal lain. Beberapa orang mungkin akan menganggapnya angin lalu dan tak terlalu ambil pusing. Tapi sebagian orang, rupanya tak tahan mendengar ocehan orang lain tersebut dan jadi kepikiran, terus nggak mau makan, segen mandi, dan susah BAB ujung-ujungnya jadi stres. Nah, kali ini penulis akan berbagi tips untuk Anda-anda yang berkumis berkuping tipis (kiasan untuk "orang yang mudah tersinggung, ups, jangan tersinggung ya :) maupun yang gampang sakit hati karena omongan orang. Semoga bermanfaat :)

Benci itu Seperti . . .

Gambar
Suatu ketika, di sebuah sekolah dasar, seorang guru mencoba menjelaskan tentang "perasaan benci" pada murid-muridnya. Tentu, menghadapi para murid yang berusia muda sangat berbeda dengan memberikan penjelasan pada orang dewasa, maka guru itu pun menginstruksikan murid-muridnya untuk melakukan sesuatu yang tidak biasa.

Compromise It

Gambar
Namanya manusia adalah makhluk sosial, yang mana hidup dan berinteraksi dengan sesamanya dalam berbagai kesempatan. Dan setiap manusia pasti punya kepentingan, keinginan, kebutuhan, dan sebagainya.

Nobody's Perfect

Sebaik-baiknya manusia, pasti nggak sempurna. Mencoba jadi sebaik apapun kita, akan tetap adaaa aja yang nggak suka, ngerumpiin, ngefitnahin, ngesirikin, nganggep kita cari muka, ngebenci kita, sampe nganggep musuh, pasti ada deh.

Cerewet Banget Sih

Dalam hidup, kadangkala kita berhadapan dengan orang yang cereeeewet abis. Semuamuanya dikomentarin. Dari gaya rambut sampai kaos kaki, dari bulu mata sampe bulu hidung orang lain nggak luput dari komentarnya. Pokoknya dia lebih jeger, lebih jebret dan lebih ahay dibanding komentator lain. Pasti risih kan ngadepin orang kayak gitu? Ngomong kok kayak nggak ada filternya. Nggak masalah, mungkin dia belum membaca tentang filter mulut di postingan saya kemarin . Tolong ya, ntar kasih liat ke dia tentang postingan saya kemarin. Nah, sambil dia baca tips tentang filter mulut kemarin, ayo kita bahas tentang filter kuping, yang merupakan produk variasi dari filter mulut. Teknik ini, pada prinsipnya merupakan kebalikan filter mulut, kemudian dipasang di telinga. Begini cara kerjanya: coba cek kebenaran perkataannya, apakah benar/fakta, atau nggak? Kalo misalnya dia bilang rambut anda nggak rapi padahal potongan rambut anda gundul, misalnya, udah nggak usah digubris deh... co...

Mulutmu Harimaumu

Pembaca sekalian udah sering kan denger/baca ungkapan di atas? Barangkali malah ada di antara kita yang pernah termakan oleh kata-kata kita sendiri. Naah, maka dari itu, kali ini penulis pengen bahas tips agar tidak termakan  oleh mulut sendiri. Yuuk mari... Tips ini bisa kita sebut sebagai filter mulut, untuk menyeleksi kata-kata apakah yang akan keluar dari mulut kita. Sayangnya filter ini tidak tersedia dalam bentuk masker ajaib yang otomatis menyeleksu perkataan kita, jadi kita perlu berlatih agar terbiasa melakukannya. Caranya gampang kok, sebelum bicara cuma perlu melakukan 3 langkah yakni: apakah yang akan Kita katakan itu benar? Jika tidak benar alias bohong, maka jangan katakan. Kalau memang perlu membahas sesuatu yamg belum tentu kebenarannya, katakan sumber dan jenisnya (opini kah, mitos, dongeng, prediksi atau imajinasi semata?) agar orang tak merasa ditipu oleh omongan tadi meskipun benar, apakah itu baik? Jika itu tidak baik (dalam hal bahasa, isi maup...
Kadang orang lain akan meremehkan kita. Tanpa perlu bicara banyak, hanya ada dua pilihan bagi kita untuk meresponnya: membuat mereka terlihat benar (bahwa kita memang layak diremehkan), atau membuat mereka sadar bahwa mereka salah karena meremehkan kita. Pilihan ada di tangan kita masing-masing

Vicky dan Segala Kontroversi Hati dalam Berkomunikasi

Assalamu'alaikum Pembaca sekalian, apa kabar semua? Pada ngikutin berita nggak nih? Oke deh, khusus buat yang nggak update akhir-akhir ini, penulis akan meng- update sedikit kabar dalam tulisan ini bagi pembaca sekalian.Baiklah, dengan mengucap bismillahirohmanirohim, saya mulai posting kali ini *ehm Akhir-akhir ini berbagai media kita sering sekali mengulas seorang tokoh (mendadak) tenar yang mengaku bernama Vicky. Saya jujur saja, awalnya nggak mengikuti perkembangan beritanya, bagaimana dia melamar Zaskia Gotik, atau kasus penipuan yang membelitnya, atau sepak terjangnya dalam pemilihan kepala desa Karang Asih (nggak ngikutin tapi kok tau semua?). Tapi kebetulan, suatu ketika, penulis sedang browsing dan nyasar ke sebuah blog yang (tanpa penulis ketahui) membahas figur (mendadak tenar) tersebut. Awalnya agak bingung membaca tulisannya, namun melihat foto Zaskia, penulis baru ngeh , 'oh, ini toh yang katanya tunangan  itu'. Belakangan, seorang rekan penu...

Diiriin Orang Lain? Bersyukurlah . . .

Judulnya aneh , mungkin begitu pikir sebagian pembaca. Tapi coba lupakan sejenak judul di atas. Coba ingat-ingat sejenak. Ada kalanya, seseorang iri padakita, dan kemudian tingkahnya nyolot mulu. Mugkin juga dia nggak nyolot di depan kita, tapi menggunjing di belakang punggung ketika kita nggak ada. Mungkin reaksi kita pada umumnya jika menghadapi situasi seperti ini adalah dongkol. Tapi pernah nggak terpikir, bahwa seharusnya kita bersyukur kalo ada orang yang iri sama kita? Karena ketika dia iri pada kita, berarti ada satu kelebihan pada kita yang tidak dimilikinya, sehingga dia jadi iri. Nah, maka wajar bukan, kalau kita harus lebih bersyukur atas segala kelebihan dan kenikmatan yang kita miliki-yang mana tidak dimiliki orang lain, yang menjadikannya iri pada kita? Tentu bukan cuma sekedar mengucap alhamdulillah, tapi kalau bisa, berbagi kelebihan/kenikmatan tersebut dengannya. Misalnya ada kelebihan rizki, ya berbagilah, syukuran kecil-kecilan atau sekedar traktiran. Kal...

Sumpah Ngguapleki

Gambar
ekspresi marah, sebel, ngumpat, dan sebangsanya Kadangkala kita bisa bersikap begitu menyebalkan di hadapan orang-orang di sekitar kita, namun kita tidak merasa, karena mungkin memang kita sudah biasa bersikap seperti itu. Kadangkala maksud yang baik, ketika disampaikan dengan cara yang kurang tepat, atau ketika waktu atau tempatnya nggak pas, bisa ditanggapi berbeda. Atau mungkin orang lain yang salah menangkap maksud baik kita. Kadang itu terjadi karena miskomunikasi , atau juga karena berbeda persepsi . Apapun itu, penting untuk menghindari menjadi orang yang menyebalkan. Kenapa? Karena ketika seseorang dibikin sebal oleh kita, bisa jadi 'si korban' merasa terdzolimi. Dan doa orang yang terdzolimi insya Allah lebih manjur. Dan kebanyakan orang terdzolimi akan mengumpati dan menyumpahi sang pendzolim itu; sedikit saja yang mendoakan kebaikan untuknya. So, saatnya introspeksi diri, apa kita masih sering bikin orang di sekitar kita ngerasa sebel ato nggak? :)

Persepsi

Kejadian yang sama, bisa saja dirasakan secara berbeda oleh orang yang berbeda (bahkan oleh orang yang sama ketika suasana hatinya berbeda). Semua tergantung bagaimana masing-masing menyikapinya. Misalnya : - hujan di pagi hari : petani : alhamdulillah, tanamanku cukup air siswa SMP endhel : yah, hujan, gimana nih berangkatnya (padahal tinggal pake payung juga beres) penjual es degan : hujan begini mana laku tukang ojek payung : rejeki nih, banyak yang nyewa payung mahasiswa cuek : #nutupin kepala pake tas, tetep jalan ke kampus dengan santai siswa SMA lagi jatuh cinta : #bikin puisi tentang indahnya hujan, sambil muterin lagu tentang hujan pengusaha kaya : #ngga ngaruh, kemana-mana naik mobil bagus, kaga keujanan - siang hari yang cerah bin terik ; siswa SMA pengen masuk akmil : #lari-lari pakai training panjang dan jaket ber-hoody penjual es degan : alhamdulillah laris mahasiswa gak punya duit buat laundry : #cuci-cuci pakaian kotor siswi SMP endhel : aduh, panas banget bo'... p...

Misunderstanding

Gambar
Komunikasi, adalah proses perpindahan informasi dari komunikator (pemberi pesan) ke komunikan (penerima pesan)melalui suatu media. Itu yang saya dapat dari salah seorang dosen. Dan komunikasi yang efektif adalah saat informasi yang diterima oleh komunikan semirip mungkin dengan yang dimaksudkan oleh sang komunikator. Atau dengan kata lain, bias/penyimpangan makna yang terjadi adalah seminimal mungkin. Kita hampir tidak bisa menghilangkan samasekali bias tersebut, karena hampir selalu terjadi gangguan yang dapat mengurangi pesan yang diterima, sehingga dapat terjadi bias makna yang diterima oleh komunikan. Oke, sampai di sini, posting ini tampak seperti materi ilmu komunikasi dasar. Jadi saya putuskan untuk berhenti memberikan penjelasan macam materi kuliah. Di kehidupan nyata, sering banget kita mengalami kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Entah karena ada gangguan (misalnya, suasana yang bising sehingga menimbulkan salah dengar), atau memang salah persepsi (mungkin gangguan yang ini ...