Cari Blog Ini

Kamis, 22 Desember 2016

Maaf, Jeda Sejenak

Sebenarnya banyak sekali materi yang ingin penulis kisahkan di blog ini. Namun apa daya, kesibukan perkuliahan dan tugas-tugasnya selama pekan-pekan belakangan ini, ditambah pekan depan akan ada libur, dan dalam waktu libur tersebut penulis juga akan sibuk dengan persiapan kelahiran anak pertama, maka kemungkinan blog ini akan senyap hingga tahun baru. 

Semoga akhir tahun ini membawa duka yang telah lama mengendap di jiwa, dan tahun depan mampu menumbuhkan kembali semangat dan asa demi menggapai cita dan cinta. Selamat berakhir tahun pemirsa. Mohon doanya agar persalinan istri diberi kelancaran oleh Allah SWT, ibu sehat anak selamat ayahnya sempat hadir untuk memperdengarkan adzan dan iqomat. Aamiin

Selasa, 13 Desember 2016

Bom Panci yang (Diberitakan Terlalu) Bombastis

Kabarnya, Sabtu kemarin pihak kepolisian menemukan sebuah bom berbahan triacetone triperoxide (TATP) seberat 3kg, yang diklaim

... kalau meledak ini radius 300 meter hancur semua," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di lokasi kejadian, Sabtu (10/12/2016). Bom tersebut memiliki bobot 3 kilogram. Bom rencananya akan diledakkan besok pagi (11/12). "Kalau dinyalakan kecepatannya adalah 4.000 km/jam," imbuh Argo.” (dilansir dari situs detik)

Sekilas membaca berita itu, mungkin orang pada umumnya akan berkata “wow, how destructive”.
Itu kalau orang pada umumnya. Kalau penulis, langsung ngakak.

Menggandakan Pahala

Kasasi siang ini bersama Ustadz Syahroni membawakan tema "Menggandakan Pahala". Sebagaimana kita ketahui, usia ummat Nabi Muhamad SAW jauh lebih pendek dibandingkan umat-umat lain. Sehingga waktu untuk beribadah pun lebih sedikit. Untungnya, Allah SWT memberikan beberapa keistimewaan terhadap kita, ummat akhir zaman, dengan berbagai sarana pengganda pahala. Tak cuma menantikan lailatul qadr yang lebih baik dari seribu bulan, tips dan trik berikut juga dapat menjadikan pahala atas amalan yang dilakukan menjadi berlipat ganda. Yuk simak kajiannya berikut ini:

Selasa, 06 Desember 2016

Demonstrasi: Halal/Haram?

Masih terkait postingan sebelumnya, kali ini penulis bakal berbagi materi Kajian Selasa Siang di Masjid Baitut Taqwa Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Ustadz Ibnu Rahman Al-Bughury. Temanya adalah hukum melakukan demonstrasi. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Aksi Bela Islam jilid I-III tidak hanya menyatukan ribuan bahkan jutaan umat Islam (tergantung ikut perhitungan siapa, wallahu 'alam), di sisi lain hal tersebut juga membagi umat ke dalam dua golongan. Yang pertama adalah yang setuju untuk menjalankan demonstrasi bertajuk Aksi Super Damai, dan di sisi lain, ada pihak yang mengharamkan aksi turun ke jalan tersebut. Lalu bagaimana hukumnya demonstrasi secara syar'i? Berikut beberapa poin yang berhasil penulis catat:

Minggu, 04 Desember 2016

Aksi Bela Islam The Series

Jumat kemarin, kita telah bersama-sama menyaksikan sebuah kejadian langka di negeri ini, dimana jutaan umat muslim bersama-sama berkumpul memadati area sekitar monumen nasional, memanjatkan doa, dzikir bersama dan sholat Jumat bersama. Turut bergabung pula Presiden RI beserta Wapres, Panglima TNI, Kapolri dan beberapa tokoh penting lain, yang memberikan sambutan singkat selepas sholat. Kali ini penulis tidak ingin membahas latar belakang aksi ini. Tidak pula membahas seputar pro dan kontra terhadap aksi ini. Bukan juga membahas betapa rapi, bersih, damai dan tertibnya aksi ini. Tentang semangat para peserta aksi dari berbagai daerah, kita telah sama-sama menyaksikan. Tentang cuaca yang bersahabat dan mempermudah para peserta aksi untuk bersuci sebelum sholat Jumat, kita juga telah sama-sama menyaksikan. Pun doa untuk negeri yang dimunajatkan, kita pun sama-sama mengaminkan. Tudingan miring tentang dugaan akan adanya usaha untuk melakukan tindakan makar dan kekhawatiran akan adanya tindakan anarkis, alhamdulillah tidak terbukti. Adapun proses hukum yang tengah dilakukan, kita insyaAllah akan sama-sama mengawalnya, sudah serahkan saja pada pihak berwajib. Bukan, bukan itu semua yang ingin penulis bahas. Yang ingin penulis bahas adalah aksi lanjutan dari aksi damai 4-11 dan 2-12 ini.

Senin, 21 November 2016

Insects

Insects never fail to amuse me. They come in various color (ranging from all-black ants to metalic beetles), size (from less than a milimeter ants again to palm-sized moth), and shape (from unique mantis to stick-like phasmidas). And now I just wanna share some of my insect photo gallery. Comments and input are appreciated. All photos are taken from my Sony Cyber-Shot DCS WX-300. Its macro photo quality isn't the best, but quite acceptable considering it's just a non-professional pocket camera (not to mention that the photographer is still an amateur).

Selasa, 15 November 2016

Karena Kondisi

Sehubungan dengan usia kandungan istri yang sudah memasuki pekan ke-32, disertai keinginan mertua agar si jabang bayi dilahirkan di Malang sahaja, maka diputuskanlah penulis harus membawa pulang sang istri ke kampung halaman, meninggalkan hingar bingar Jakarta dan kontrakan yang baru ditempati sebulan setengah. Meski sudah terbiasa sendirian di kosan sejak era perantauan, saat kembali ke Jakarta setelah membawa pulang (dan meninggalkan) sang istri di Malang, rasanya begitu berbeda. Dulu kala, sejak jaman Pak Esbeye masih berkuasa, status keluarga memang masih bujang sahaja, belum ada belahan jiwa tempat berbagi cerita. Kini setelah naik pelaminan, dan terbiasa ada yang menanti saat pulang kesorean, terasa begitu sepi dan hampa di kontrakan. Bukan sepi lalu ketakutan sendiri membayangkan makhluk astral yang menemani di sini, tapi lebih ke sedih hati karena ketiadaan istri di sini. Tapi namanya pernikahan harus disertai kompromi, tentu tak bijak jika hanya menuruti ego pribadi. Maka dengan berat hati, penulis merelakan berteman sepi di sini sendiri, demi kelancaran persalinan si buah hati yang sedang dikandung istri, biarlah mereka tenang di kampung halaman ditemani sanak famili. Demikian sekelumit kisah bujang lokal yang di hadapan keluarga harus tampak bijak dan tegar meski cuma sekedar membual karena hatinya justru tengah galau maksimal

Selasa, 08 November 2016

Umat Islam (Sungguhkah) Tidak Toleran (?)

Pak Gubernur DKI Jakarta yang terhormat beserta para pendukungnya, mungkin kalian merasa tidak nyaman dengan demo 4 November kemarin. Namun pernahkah kalian berpikir, betapa tidak nyamannya kami ketika dakwah yang merupakan salah satu kewajiban dalam agama kami, dianggap oleh kalian sebagai kebohongan dan pembodohan?

Jumat, 28 Oktober 2016

Sekilas Pesan-pesan Dosen

Selama setengah semester kuliah lagi, selama itu pulalah penulis mendapatkan cuplikan ilmu dari para pengajar. Tak melulu tentang perkuliahan, namun juga tentang kehidupan. Beberapa akan coba penulis tuliskan, siapa tahu bisa memberikan inspirasi dan pelajaran.

Jumat, 14 Oktober 2016

Pindah dan Berubah itu Susah

Ketika kamu di rumah, disambut oleh keluarga yang ramah, maka akan berat untuk berpindah ke antah berantah

Ketika kamu nyaman di zonamu, melakukan apa yang jadi hobimu, maka akan terasa berat untuk berguru mempelajari hal baru

Ketika ada sesuatu yang kamu suka, keberadaannya membuatmu bahagia, maka akan berat rasanya bila ia tiada

Susah menghadapi hal baru, meski kadang indah dan seru 

Seiring hukum inersia yang dipelajari di kelas fisika, sesuatu akan cenderung tetap pada keadaannya; yang statis akan tetap setia di posisinya, yang aktif akan berpindah kesini dan kesana

Tapi dunia akan selalu berubah, keadaan akan selalu berganti, tanpa peduli dengan yang tak beradaptasi

Maka beruntunglah yang selalu tanggap dan beradaptasi, yang tanpa ogah hinggap pada kesempatan yang menanti

Sementara yang enggan berubah akan tergilas perubahan lalu musnah


Lalu bagaimana dengan kamu? Enggan berubah dalam kenyamanan, dan hanya menunggu musnah oleh keadaan yang berubah; atau menahan resah dalam perubahan, demi menggapai kesempatan dalam dunia yang berubah?

Kamis, 06 Oktober 2016

Scientifically Wrong Moral Story : Bamboo Growth

Anda pernanh mendengar kisah inspiratif tentang bambu? Yang mengisahkan bahwa bambu tidak tumbuh signifikan selama 5 tahun untuk fokus menumbuhkan akar, namun tumbuh pesat setelahnya? Begini selengkapnya

Rabu, 28 September 2016

Jangan Mudah Percaya

Seorang dosen berkata bahwa keuangan negara ini sedang kolaps hingga membutuhkan hutang untuk membayar gaji pegawainya. Anda percaya?

Kamis, 22 September 2016

Bapak Rumah Tangga

Ada anggapan di masyarakat kita bahwa urusan masak memasak, beberes rumah dan mengasuh anak merupakan domain ibu. Suami, kewajibannya "cuma" mencari nafkah dan tidak ikut campur dalam urusan tersebut. Benarkah?

Senin, 05 September 2016

Menulis

Pada tanggal 29-31 Agustus kemarin, penulis mengikuti Studi Perdana Masuk Kampus (DINAMIKA) Politeknik Keuangan Negara STAN tahun ajaran 2016-2017. Dinamika kali ini berbeda dengan Dinamika pada saat penulis lolos DIV tahun sebelumnya. Kalau tahun sebelumnya, Dinamika DIV cuma 4D (datang-duduk-diam-dengarkan), maka tahun ini berbeda. Datang pagi, apel, lalu mendengarkan ceramah/materi, lalu pulangnya dapat tugas esai banyak banget. Mengingatkan dengan Dinamika pada saat pertama kali masuk ke STAN tahun 2008. Pada saat itu, Dinamikanya pakai apel, tugas menulis esai, merangkum berita jam tiga pagi, dan lain-lain. 

Rabu, 10 Agustus 2016

Zoro, Mihawk, and His Only Lost


Roronoa Zoro, Si Pemburu Bajak Laut dengan keahlian tiga pedang, kali ini bertemu lawan impiannya. Sang pendekar pedang terkuat di dunia, Dracule Mihawk Si Mata Elang. Pertemuan yang tak diduga sebenarnya, dan ia jauh dari siap untuk merebut gelar pedekar pedang terkuat dari si Mata Elang. Namun kesempatan tak akan datang dua kali, dan tanpa berbasa-basi, Zoro menantang Mihawk berduel.

Tips menghindari DO PKN STAN

Alhamdulillah Allah masih memberikan kesempatan kedua bagi penulis untuk mengikuti pendidikan lanjutan pada Program Diploma IV Akuntansi Alih Program Politeknik Keuangan Negara STAN tahun ajaran 2016-2017 setelah tahun lalu penulis mengalami drop out. Beruntungnya instansi asal penulis (DJBC) masih memperbolehkan penulis untuk mengikuti USM DIV lagi hingga saat ini masih kembali bisa ke kampus. Dan kesempatan kali ini tentu jangan disia-siakan. Setelah mengalami pengalaman yang cukup pahit tersebut, kali ini penulis ingin berbagi tips menghindari drop out di PKN STAN. Tips ini sudah penulis alami, jadi jangan coba-coba ikutan DO untuk membuktikannya. Sudah percaya saja. Berikut ulasannya:

Selasa, 09 Agustus 2016

Dag Dig Dug Dhuer . . . Pengumuman

Hari ini katanya bakal diumumkan siapa-siapa yang lolos seleksi penerimaan program Tugas Belajar DIV PKN STAN T.A 2016-2017. Ini adalah kali kedua saya mencoba ikut tes DIV (setelah tahun lalu diterima, masuk kuliah tapi Drop Out). Pada tahapan pengumuman yang sebelumnya, beberapa kali pengumuman keluar sebelum tanggal yang dijanjikan, jadi terbawa perasaan bahwa hari ini pun pengumuman keluar lebih awal. So far, sampai saat ini saya menulis artikel ini, pengumuman belum keluar di situs resmi PKN STAN. 

Well, it's nothing to lose for me. Allah PASTI akan memberikan yang terbaik. Apapun itu. Saya cuma memohon kepada Allah agar saya dapat menerima apapun hasil yang keluar nantinya, karena itulah jalan terbaik yang Allah pilihkan buat saya. 

Apakah belajar lagi di PKN STAN demi menebus semester lalu di mana saya gagal belum berhasil menaklukkan akuntansi, atau belajar di dunia nyata di lingkungan kerja. Wallahu' alam bish showab. Only time will tell . . .

Rabu, 27 Juli 2016

Harga Diri

Kadang, ada orang yang marah hanya karena klub bola dari daerah asalnya dicaci supporter kota sebelah; harga diri, katanya
Kadang, ada orang yang gengsi jika tunggangannya sehari-hari kalah bagus dengan punya tetangga sebelah; harga diri, katanya
Kadang, ada orang yang emosi saat almamaternya dianggap kalah bersaing dengan universitas sebelah; harga diri, katanya

Emang apa sih harga diri itu? Apakah sekedar penilaian orang lain tentang status sosial kita, harta kita, keturunan kita, latar belakang pendidikan kita, atau apa? Seberapa berharganya sih harga diri kita di hadapan manusia? 

Rabu, 20 Juli 2016

Kudeta Turki dan Lain-lain

Apa kabar umat di Palestina? Masih dijajah oleh kaum yang merasa paling mulia
Apa kabar umat Suriah? Masih terus berlumur darah di tengah perang saudara yang tak jelas kapan berhentinya
Apa kabar umat di Mesir? Masih berjuang meski telah dikhianati oleh demokrasi
Apa kabar umat di Indonesia? Masih terlena dan mudah diadudomba
Apa kabar umat di Rohingnya? Masih banyak yang diaspora, takut kembali ke rumah dan disiksa
Apa kabar umat di Turki? Tiba-tiba ada kabar pemerintahannya dikudeta

Inikah fitnah akhir zaman? Saat umat jumlahnya besar namun diperebutkan oleh para pemangsa, banyak tapi seperti buih samudera yg tak bertenaga, diombang-ambingkan gelombang, bagaikan tulang yang diperebutkan gerombolan anjing liar.

Selasa, 12 Juli 2016

Kehilangan

Kadang, kita begitu menyepelekan sesuatu yang kita punya, sampai akhirnya kita kehilangan itu
dan tak tahu apakah itu akan kembali pada kita, atau tidak

Selamat jalan Ramadhan, semoga Allah sempatkan bertemu lagi dengan lebih khusyuk
Taqabalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum

Senin, 27 Juni 2016

Tahu-tahu Sudah Setengah Jalan

Sebelum Ramadhan, begitu banyak target ditetapkan. Tapi mengapa tiba-tiba saja sudah separuh jalan lebih Ramadhan, masih banyak target terbengkalai? Masih banyak rencana tak terlaksana? Apakah kita belum mampu menjadi muslim yang baik, yang mampu menghindari hal-hal yang sia-sia, sehingga akhirnya waktu kita banyak tersita dan capaian target ibadah tak sesuai rencana?

Mari berintrospeksi. Entah sudah Ramadhan ke berapa berlangsung seperti ini, entah sudah berapa kali lalai dan gagal memperbaiki diri. Entah sampai kapan, kalau belum mau berubah memperbaiki diri . . .

Selasa, 14 Juni 2016

Kasasi: Membina Akhlak Mulia, Mewarisi Risalah Nabi

Siang ini kajian siang diisi oleh Ust. Zulfa Musthofa dengan tema akhlak. Karena satu dan lain hal, penulis gagal menyimak secara utuh. Berikut beberapa poin yang dapat penulis catat:

Kamis, 09 Juni 2016

Kompromi

Saat ini sudah hampir 6 bulan penulis menjadi seorang suami. dan alhamdulillah, istri sudah tinggal bersama penulis, jadi hampir tiap hari ketemu. Barangkali akan ada pembaca yang penasaran dan ingin bertanya, "bagaimana rasanya menikah?". Nah, kali ini penulis akan sharing sedikit tentang pernikahan. Check it out.

Review: My Stupid Boss

Beberapa hari lalu, penulis nobar lagi sama istri. Kali ini nonton My Stupid Boss. Uraian singkat aja ya. Film ini cukup menghibur dengan kekonyolan-kekonyolan antara Bossman dengan Bunga Citra Lestari (lupa nama tokohnya di film). 
Jalan cerita dalam film ini simpel, tentang seoran gistri dari seorang konsultan perminyakan yang hidup berpindah-pindah, dan kebetulan kali ini menetap di Malaysia. Nah, karena dia bukan tipikal wanita yang betah di rumah, dia mencoba melamar kerja ke perusahaan milik sohib suaminya. Dari situlah muncul berbagai kekonyolan yang disebabkan oleh tingkah laku si Bossman dan juga rekan-rekan kerja lainnya.

Jumat, 03 Juni 2016

Khotbah Jumat Persiapan Ramadhan

Singkat saja, penulis mencoba merangkum secara singkat uraian khotib pada saat khotbah Jumat tadi. Dalam mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan, kita harus mempersiapkan diri untuk meningkatkan kualitas dari empat hal berikut, yaitu:

Senin, 30 Mei 2016

Jatuh untuk Bangun Lagi

Kadang kita perlu jatuh, agar tak menghianati rasanya nikmat saat berada di atas
kadang kita perlu jatuh, agar ingat atas kelemahan yang lama tak dibahas
Kadang kita perlu jatuh, agar saat berjalan kembali senantiasa awas
Kadang kita perlu jatuh, agar mengerti bahwa tak ada tempat bagi siapapun yang malas
Kadang kita perlu jatuh, agar paham bahwa persaingan menuju puncak memang keras
Kadang kita perlu jatuh, agar bisa merasakan peluh perjuangan yang mengucur deras
Kadang kita perlu jatuh, hanya untuk bangkit dan kembali dengan lebih beringas
‪#‎menolakjatuh‬ ‪#‎kembalibangkit‬ ‪#‎cobalagi‬ ‪#‎usahalebihkeras‬

Tentang Kerjaan

sebelum mengeluhkan tentang pekerjaanmu, ingatlah beberapa hal berikut:

bahwa di luar sana masih ada ribuan atau jutaan orang yang masih kebingungan mencari kerja
bahwa di luar sana masih banyak yang bekerja lebih keras darimu dan tak mendapat hasil lebih banyak darimu
bahwa di luar sana masih banyak yang mengharapkan mereka bisa mendapatkan pekerjaanmu
bahwa di luar sanamasih banyak yang lebih hebat darimu, namun tak memiliki kesempatan mendapatkan apa yang sekarang ditempati olehmu

mungkin memang ini bukan yang kamu inginkan, tapi ada hikmah di balik itu
mungkin kamu tak selamanya di tempat kerjamu saat ini, tapi selama di sini berikanlah yang terbaik yang kamu bisa
mungkin kamu nanti akan menjadi pengusaha yang lebih sukses daripada posisimu saat ini, maka manfaatkanlah ilmu dan pengalaman yang ada di tempatmu saat ini untuk merancang masa depanmu


bekerjalah untuk menghidupi keluargamu, dan mengalirkan rizki orang lain yang dilewatkan melalu dirimu, bukan sekedar demi transferan tanggal satu
bekerjalah untuk mencari pengalaman, bukan untuk sekedar mencari zona nyaman
bekerjalah untuk mendapatkan ilmu baru, yang siapa tahu kelak bermanfaat untukmu
bekerjalah untuk ibadah, bukan sekedarmenggugurkan kewajiban lalu berkeluh kesah

Jumat, 20 Mei 2016

Generasi Rusak Moral

Beberapa hari terakhir berbagai media di Indonesia menyoroti berbagai kasus pemerkosaan yang terjadi di berbagai provinsi. Indonesia Darurat moral, kata saya. Danini tidak terjadi baru-baru ini saja. Tapi sudah dari dulu. Bayangkan, ada kasus seorang anak SMP diperkosa 14 orang, lalu dibunuh. Ada kasus seorang pria memperkosa 58-an anak balita. Ada kasus pemerkosaan dan pemunuhan kejam dengan melibatkan alat pertanian yang ditancapkan di tubuh korban. Ada kasus pemerkosaan dengan korban berusia belum genap tiga. Ada kasus pemerkosaan yang melibatkan keluarga sedarah. Ada kasus pemerkosaan di instutusi pendidikan. Ada pula kasus pencabulan terhadap ayam (ya, ayam beneran bukan ayam kampus) milik tetangga. Dan masih ada ratusan lagi kasus pemerkosaan di berbagai wilayah negeri ini, dengan berbagai macam latar belakang kehidupan, rentang usia, dan cerita dari para pelaku dan para korban.

Selasa, 17 Mei 2016

Ramadhan Sudah Dekat

Sehubungan dengan sudah dekatnya Bulan Ramadhan, maka biasanya akan banyak kebutuhan publikasi berbagai kegiatan Ramadhan di berbagai instansi. Penulis yang biasanya ketiban tugas mendesain berbagai perangkat publikasi, kali ini akan membagikan beberapa desain yang barangkali bisa dimanfaatkan sebagai inspirasi poster/baliho/pamflet/jadwal kegiatan Ramadhan (atau kegiatan lain juga bisa) meski hasil karyanya juga nggak terbilang pro atau wah banget. Sharing is caring, mengingat biasanya penulis juga cari inspirasi dari karya orang lain, maka kali ini gantian dong. Monggo disimak beberapa karya Si Gundul, desainer amatiran dadakan segala kegiatan.

Rabu, 11 Mei 2016

Kunci Bisnis Tanpa Rugi

Bisakah bisnis tanpa merugi? Adakah caranya? Bukankah setiap bisnis pasti akan ada ruginya?
Mungkin itu yang ada di benak pembaca setelah melihat judul posting ini. Namun ini bukan sekedar omong kosong MLM, melainkan sebuah jaminan. 
Masak sih? Siapa yang berani menjaminnya?

Selasa, 10 Mei 2016

Cukupkah Doa?

Ribuan muslim di Syiria tengah terbantai. Jutaan di Palestina terjajah di tanah mereka. Di Mesir mereka ditangkapi. Di Myanmar mereka diusir. Di Uygur mereka dilarang beribadah. Di Indonesia jutaan kita dijajah pemikirannya. Cukupkah doa saja? Tanpa ada usaha, lalu meloncat ke tahapan pasrah?

Muslim diperangi. Perang konvensional. Perang pemikiran. Perang ekonomi. Dan kita harus melawan dengan sepadan sebagaimana musuh-musuh memerangi kita. Karena Allah tak akan engubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu mengubah nasibnya sendiri. Tak ada perang yang dimenangkan dengan diam. 

Perangi senjata dengan senjata; 
perangi propoganda fitnah media massa dengan kekuatan dakwah dan perbuatan nyata yang sejalan dengan ayat-ayat-Nya; 
perangi kapitalisme dan riba dengan muamalah yang syar'i; 
perangi mereka sebagaimana mereka memerangi kita. 

Ini peperangan yang harus kita menangkan. Bukan tentang akankah kita masih ada saat kemenangan itu tiba sebagaimana dijanjikan oleh-Nya. Namun sejauh mana kita berjuang dalam perang ini, karena tak cukup jika doa tanpa diiringi usaha.

Senin, 02 Mei 2016

Review G-Plus G-110 New (5)

Sayang sekali, petualangan bersama ponsel tangguh ini berakhir tragis. Ponsel ini akhirnya saya istirahatkan lebih awal karena kerusakan salah satu bagiannya.

Senin, 25 April 2016

Surat Cinta untuk Kartini

Kemarin penulis habis menemani istri (yang sedang dilanda kebosanan dan ingin refreshing) nonton film Surat Cinta untuk Kartini.Penulis sedang tidak membahas tentang emansipasi wanita, atau kontroversi seputar tokoh Kartini, tapi ingin membahas filmnya saja. Jadi yang mau nonton dan nggak pengen dapet spoiler, tinggalkan saja postingan ini. Kalau penasaran, monggo dilanjut, toh saya sudah mengingatkan yaaa . . . .Oh ya, di akhir film ini disebutkan bahwa film ini hanyalah fiktif belaka, jadi ini bukan sisi lain sejarah yang tak terungkap, namun memang fiksi, yang dibumbui sejarah tok oh Kartini. Spoiler alert, ada beberapa adegan yang tidak aman ditonton bagi Pembaca yang sedang berada di dalam kondisi friendzone :D

Jumat, 22 April 2016

Kekuatan Pokok Minimum TNI: Antara Kebutuhan, Ancaman dan Potensi Munculnya Kewajiban Kontijensi

Kali ini penulis belum akan menceritakan kelanjutan kisah horor yang dari postingan sebelumnya. Tapi entah kenapa, pengen berbagi sedikit tentang hal-hal berbau militer. Sebenarnya penulis adalah pengamat militer amatir yang selalu mengikuti perkembangan info dunia militer, nggak cuma Indonesia, tapi juga kawasan lain. Anehnya, penulis belum sekalipun menulis hal-hal berbau militer di blog ini. Maka kali ini penulis akan membagikan tulisan tentang topik militer untuk pertama kalinya di blog ini. 

Senin, 18 April 2016

Kisah Horor

Beberapa hari kemarin penulis sempat keranjingan baca cerita horor di kaskus. Berawal dari tautan yang dibagikan di medsos, terbawalah penulis ke salah satu cerita horor paling beke di kaskus yang ditulis oleh Bung Genta. Tak cukup satu, ada beberapa kisah lain yang penulis baca sekedar untuk iseng-iseng (ini juga menarik, tentang KKN, pesantren, dan pesugihan). Penulis sendiri baca begituan nggak sampai parno sih, cuma jadi lebih sering celingukan kalau sedang di rumah sendirian atau pas melewati area gelap. Maklum, masa kecil penulis dulu, nggak asing sama hal yang begituan.

Jumat, 08 April 2016

Jangan Su'udzon

Kadang kita melihat seseorang yang tampak tidak baik, dan membayangkan bahwa orang tersebut melakukan hal tidak baik, dan hal-hal tidak baik yang akan terjadi pada kita kalau dekat-dekat orang itu. 
Kadang kita melihat seseorang yang tampak begitu baik, dan membayangkan bahwa orang tersebut melakukan hal-hal baik, dan hal-hal baik yang akan terjadi pada kita kalau dekat-dekat orang itu. Namun benarkah demikian? Benarkah yang tampak tidak baik, memang tidak baik? Benarkah bahwa yang tampak baik, memang benar-benar baik?

Rabu, 30 Maret 2016

Jatuh Itu Introspeksi

Pernahkan Pembaca melihat ada anak balita yang terjatuh/tersandung, entah karena terantuk batu, atau lantai yang tak sama tingginya? Kadang orang tua di sekitarnya, saat menolong si bocah tersebut malah berkata "aduh kasian, mejanya/lantainya/batunya nakal ya". Sering ya, kita mendengar itu?
Tanpa disadari, kalimat seperti itu dapat berdampak buruk bagi si anak.

Kamis, 24 Maret 2016

Sekilas Ilmu Parenting dari Ayah Bendri

Kali ini Kakasi di MBT KP DJBC mengundang Ust. Bendri Jaisyurrahman yang melanjutkan tema parenting Islami. Yang dibahas kali ini adalah dimensi operasional dari parenting

Dalam Islam, pengasuhan terhadap anak terrangkum dalam Al-Qur'an surat An-Nisa ayat 9 yang terjemahannya kurang lebih sebagai berikut:

Senin, 21 Maret 2016

Alhamdulillah, Akhirnya Kembali ke Kantor

Beberapa bulan lalu, penulis sempat bercerita bahwa penulis kuliah lagi. Well, it didn't last long. Sabtu kemarin, pengumuman IP Semester 7 dan nama penulis tercantum sebagai mahasiswa yang tidak berhak melanjutkan kuliah ke semester 8. Yup, I was dropped out

Drop Out merupakan salah satu kata sakral yang dihindari oleh seluruh mahasiswa (PKN) STAN. Namun apa daya, penulis kali ini merasakan hal tersebut. Ibarat kata pepatah, banyak jalan menuju DO. Dan penulis terperosok di salah satu jalan tersebut. Di STAN, mahasiswa bisa DO karena beberapa hal, misalnya:

Jumat, 04 Maret 2016

Gagal Sholeh, Malah Jadi Salah

Alkisah, seorang 'alim sedang berjalan-jalan di tepi sebuah sungai. Di sana ia melihat seorang pemuda yang sedang berduaan dengan seorang wanita, dengan sebotol minuman terletak di sampingnya. Dengan prasangka bahwa si pemuda sedang berkhalwat dengan wanita yang bukan muhrim, sang 'alim berkata dalam hatinya, "alangkah bagusnya apabila pemuda itu memiliki akhlak sepertiku". Tiba-tiba . . .

Selasa, 01 Maret 2016

Merantau: Ibarat Biji Maghony

Bukaan, posting ini bukan mempromosikan film yang melejitkan nama Iko Uwais sebelum main di The Raid, tapi lebih ke kombinasi antara ilmu biologi dan ilmu kehidupan. Lho kok bisa? Yuk disimak dulu . . .

Sabtu, 13 Februari 2016

Dasar-dasar Aqidah Bikin Pemahaman Agama Lebih Mudah

Khotbah Jumat kemarin siang membahas tentang beberapa dasar aqidah yang perlu diketahui dan diterapkan oleh umat Islam dalam kehidupan sehari-hari. Meski lupa nama khotibnya, ada beberapa poin yang penulis ingat (nggak nyatat, karena lagi Jumatan kan harus fokus ndengerin). Monggo disimak :

Senin, 08 Februari 2016

Catatan Anak Rantau

Tiada yang mampu memberi kenyamanan lebih dari dekap hangat keluarga di kampung halaman
Namun kadang, rasa nyaman itu harus ditinggalkan demi merengkuh rayuan peluang, ilmu dan pengalaman yang ditawarkan oleh tanah perantauan
Selalu ada pengorbanan yang harus diikhlaskan demi impian dan harapan,
karena tak ada kisah indah tanpa dihiasi jerih payah dan rasa lelah

-Malang, 8 Februari 2016
Dalam perjalanan kembali ke perantauan (untuk ke sekian kalinya)

Selasa, 02 Februari 2016

Di Sini Kami Belajar Anti-Korupsi

Beberapa tahun lalu saat Gayus Tambunan mencapai puncak popularitasnya, STAN (sekarang sudah berubah menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN) ikut terimbas. Banyak yang beropini tanpa bukti bahwa sebaiknya sekolah ini dibubarkan saja, karena lulusannya cuma jadi tikus perongrong keuangan negara. Banyak yang melewatkan fakta, bahwa banyak alumninya yang jadi anggota KPK. Banyak yang berkata seolah paling mengerti, bahwa di sini kami diajari untuk korupsi. 
Benarkah demikian?

Senin, 25 Januari 2016

Si Gundul Menikah

Alhamdulillah, pada 25 Desember kemarin, penulis telah resmi menjadi seorang suami. Lega rasanya telah menjalankan salah satu sunnah Rasulullah untuk membina keluarga. Semoga kelak penulis dan istri dapat menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah. Aamiin


Dari persiapan pernikahan kemarin, ada beberapa hal yang dapat penulis ambil hikmahnya, yang barangkali bisa bermanfaat bagi pembaca yang juga akan menyiapkan pernikahan. Apa saja? Insya Allah nanti akan dibahas lebih lanjut dalam posting-posting terpisah. Oh iya, khusus untuk topik pernikahan nanti, penulis akan menambahkan label baru, yakni khusus dewasa (hayo jangan mikir aneh-aneh), jadi kalau belum dewasa . . .  ngga papa sih baca aja :p

Penulis juga minta maaf karena akhir-akhir ini banyak tugas kuliah, jadi agak jaraang posting. Maaf . . .

Selasa, 05 Januari 2016

Khilafiyah Boleh, Tapi Jangan Berpecah-belah

Dalam keseharian sebagai umat muslim, seringkali kita mengalami perbedaan pendapat (alias khilafiyah) seputar ibadah, muamalah dan beberapa hal lain. Tak jarang, ada orang yang sampai gontok-gontokan dengan saudaranya sendiri sesama muslim hanya karena beda pendapat mengenai suatu hal. Lalu bagaimana sih harusnya sikap kita menghadapi khilafiyah ini?

Kasasi siang ini bersama Ustadz Ibnu Rahman Al Bughury akan menjawab pertanyaan tersebut. Monggo disimak . . .