Cari Blog Ini

Memuat...

Selasa, 02 Februari 2016

Di Sini Kami Belajar Anti-Korupsi

Beberapa tahun lalu saat Gayus Tambunan mencapai puncak popularitasnya, STAN (sekarang sudah berubah menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN) ikut terimbas. Banyak yang beropini tanpa bukti bahwa sebaiknya sekolah ini dibubarkan saja, karena lulusannya cuma jadi tikus perongrong keuangan negara. Banyak yang melewatkan fakta, bahwa banyak alumninya yang jadi anggota KPK. Banyak yang berkata seolah paling mengerti, bahwa di sini kami diajari untuk korupsi. 
Benarkah demikian?

Senin, 25 Januari 2016

Si Gundul Menikah

Alhamdulillah, pada 25 Desember kemarin, penulis telah resmi menjadi seorang suami. Lega rasanya telah menjalankan salah satu sunnah Rasulullah untuk membina keluarga. Semoga kelak penulis dan istri dapat menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah. Aamiin


Dari persiapan pernikahan kemarin, ada beberapa hal yang dapat penulis ambil hikmahnya, yang barangkali bisa bermanfaat bagi pembaca yang juga akan menyiapkan pernikahan. Apa saja? Insya Allah nanti akan dibahas lebih lanjut dalam posting-posting terpisah. Oh iya, khusus untuk topik pernikahan nanti, penulis akan menambahkan label baru, yakni khusus dewasa (hayo jangan mikir aneh-aneh), jadi kalau belum dewasa . . .  ngga papa sih baca aja :p

Penulis juga minta maaf karena akhir-akhir ini banyak tugas kuliah, jadi agak jaraang posting. Maaf . . .

Selasa, 05 Januari 2016

Khilafiyah Boleh, Tapi Jangan Berpecah-belah

Dalam keseharian sebagai umat muslim, seringkali kita mengalami perbedaan pendapat (alias khilafiyah) seputar ibadah, muamalah dan beberapa hal lain. Tak jarang, ada orang yang sampai gontok-gontokan dengan saudaranya sendiri sesama muslim hanya karena beda pendapat mengenai suatu hal. Lalu bagaimana sih harusnya sikap kita menghadapi khilafiyah ini?

Kasasi siang ini bersama Ustadz Ibnu Rahman Al Bughury akan menjawab pertanyaan tersebut. Monggo disimak . . .

Senin, 21 Desember 2015

Invitation

Bagi pembaca setia blog ini (halah, lagaknya kayak ada yang baca) mungkin menyadari bahwa penulis memajang gambar pria dan wanita di sudut kanan atas dari tampilan blog ini. Ditambahi caption yang "menggantung" mungkin gambar tersebut berhasil memancing rasa penasaran pembaca. "Apa si gundul akan menikah?", begitu mungkin pikir sebagian pembaca.

Minggu, 15 November 2015

Apakah Ini Termasuk Perkara Ghaib?

Menurut bahasa, kata ghaib berasal bahasa Arab Ghaba-Yaghibu-Ghaiban-Ghiyaban-Ghiyabatan-wa Mughiban yang berarti tidak tampak, dan persamaan arti: yang tersembunyi, tertutup. Lawan katanya; yang artinya hadir, dan tajalli artinya nampak nyata. al-Mu’jam al-Wasith menyebutkan kata ghaib berasal dari kata al-Ghaibu, yang berarti Khilaf as Syahadati, yaitu lawan dari yang terlihat, atau Majmu’u Yudroku Bilhissi, yaitu kumpulan dari yang terlihat dengan indera perasa.

Rabu, 11 November 2015

Jangan Malu untuk Mengaku Tidak Tahu

Kadang ketika kita ditanyai seseorang (terutama jika hal yang ditanyakan terkait dengan bidang yang kita geluti) maka kita akan berusaha menjawab semampu kta. Bahkan ketika kita tidak tahu sekalipun tentang hal itu. Dan sayangnya, hal ini seringkali menghasilkan 'kebohongan' atau informasi yang tidak akurat. berhubung si penanya menganggap kita lebih tahu tentang hal yang ditanyakannya tersebut, biasanya si penanya langsung percaya dan puas dengan jawaban kita. Namun apakah sikap itu benar?

Jumat, 23 Oktober 2015

Istaghfirillah, Insya Allah Segala Urusan Jadi Mudah

Sebuah kisah yang mungkin kita semua pernah mendengarnya, namun tak juga kadaluwarsa nilai yang terkandung di dalamnya. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah berikut ini.

Selasa, 13 Oktober 2015

Kasasi: Ujian Berbagai Warna dan Rasa

Apa yang terlintas di pikiran kita ketika mendengar frasa "ujian dari Allah" ? Apakah kesusahan? Apakah penyakit? Atau tahta dan jabatan? Bisa jadi. Bukan hanya kekurangan harta, ketakutan dan ancaman musuh, yang menjadi bagian dari ujian Allah pada kita. Namun kesehatan, kekayaan, jabatan, bahkan ketaatan pun, bisa jadi merupakan bentuk ujian dari Allah pada kita. Lha kok bisa?

Jumat, 09 Oktober 2015

Merasa Bodoh

Ada yang bilang bahwa ada tiga tahapan menuntut ilmu. Tahapan pertama adalah ketika orang baru tahu sedikit ilmu, maka orang akan merasa paling pintar dan bisa menjadi sombong. Ketika dia sampai di tahap kedua , maka ia bisa merasa bahwa banyak yang belum ia ketahui. Dengan kata lain, ia bisa menjadi lebih bijak dengan mengetahui lebih banyak. Tahapan ketiga, adalah ketika seseorang sudah mencapai tahap bahwa dia tahu bahwa dia tidak tahu apa-apa. Dan rasanya penulis sudah mencapai tahap kedua ketika bersekolah di program DIV sekarang ini.

Sabtu, 26 September 2015

Tips Selama Mengikuti USM DIV STAN (2)

Sore Pembaca sekalian, kali ini penulis akan melanjutkan postingan sebelumnya (masih inget kan?) tentang persiapan mengikuti tes DIV STAN. Oh iya, merespon pertanyaan beberapa teman, tips ini juga berlaku buat teman-teman DI yang akan mengikuti tes DIII Khusus STAN kok, jangan khawatir. Monggo disimak . . .