Cari Blog Ini

Jumat, 05 Juli 2013

Tips: Mengatasi Ngantuk di Kelas

Ketika kuliah, diklat, atau rapat, duduk diam ditambah mendengarkan dosen/pemateri tuh rasanya merupakan hal yang nggak asik banget. Maka dari itu, sebagian besar dari kita menambahkan satu unsur untuk membuat kegiatan ini terasa enak; tidur.

Sialnya, tidur di kelas bukanlah hal yang disukai oleh dosen/pemateri, karena hal itu adalah suatu bentuk sikap tidak menghargai orang lain. Lebih apes lagi kalau dosen/pemateri tersebut memberikan hukuman. Tengsin euy!

Sebenarnya banyak faktor yang membuat kita ngantuk atau bahkan ketiduran di kelas. Mulai dari pemateri yang membosankan, kondisi tubuh kelelahan, semalam kurang tidur gara-gara begadang, atau sekedar habis makan siang ditambah kena semilir AC. Apapun alasannya, tidur di kelas biasanya memiliki dampak tidak baik bagi pelaku. Mulai dari kehilangan materi yang disampaikan, atau dihukum oleh pemateri.

Nah, berdasarkan pengalaman pribadi, maka penulis akan memberikan beberapa tips agar kita bisa terhindar dari ngantuk berat  dan ketiduran selama di kelas. Simak tips berikut ini:
  • atur pernafasan: saat otak kekurangan asupan oksigen, ia memerintahkan tubuh untuk menarik udara banyak-banyak. Karena jalur udara lewat hidung cukup sempit, maka udara tambahan tadi masuk lewat jalur mulut. Hasilnya, kita menguap lebar-lebar. Lalu ditegur dosen/pemateri. Gitu kan, pembaca sekalian? Nah, sebelum itu terjadi, ketika mulai merasa mengantuk di kelas, cobalah Anda mengatur nafas Anda. Tenangkan diri, hirup nafas perlahan dari hidung, tarik nafas dalam-dalam, tahan 5 detik, lalu hembuskan pelan-pelan dari hidung. Lakukan beberapa kali sampai rasa ingin menguap tadi hilang.
  • ubah posisi duduk: ketika kita duduk dalam posisi bersandar yang nyaman, atau menempelkan badan ke meja di depan kita, maka kecenderungan untuk mengantuk dan tertidur akan meningkat. Oleh karenanya, coba ubah posisi duduk Anda menjadi lebih tegak/posisi duduk siap. Luruskan punggung dan jangan bersandar. Leher lurus, kepala menghadap depan dan jangan menunduk. Jaga posisi tubuh seperti ini. Karena posisi ini tidak nyaman untuk tidur, maka selama posisi tubuh tegak, insya Allah Anda akan tetap terjaga.
  • lakukan senam jari: (yaiyalah, masa senam lantai?) Misalnya, gerakkan tangan kiri membentuk huruf 'V' dengan telunjuk dan jari tengah, sementara tangabiasa melakukannyan kanan seperti bermain pistol-pistolan dengan telunjuk dan ibu jari. Lalu lakukan bergantian (tangan kiri pistol, tangan kanan V). Lakukan berulang-ulang dengan lebih cepat. Gerakan sederhana semacam ini membutuhkan koordinasi syaraf motorik (terlebih jika tidak biasa melakukannya) sehingga 'memaksa' otak untuk tetap terjaga.
  • lakukan gerakan ringan: jika memungkinkan, Anda bisa melakukan peregangan seperti saat akan melakukan senam pagi (tentu ijin dulu pada pemateri untuk ke luar ruangan terlebih dulu). Hal ini akan memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak, sehingga asupan oksigen ke otak juga meningkat.
    Ketika diklat prajab kemarin, seringkali pemateri menyempatkan untuk melakukan kegiatan peregangan yang dikemas dalam mini-game yang menarik agar siswa tidak mengantuk. Sementara saat diklat samapta kemarin, gerakan 'ringan' yang dianjurkan oleh pelatih adalah push up atau jungkir/roll depan. Memang, beda diklat beda penanganan -_-
  • cuci muka: ungkin ada di antara kita yang susah banget dibangunin dengan cara halus, sampai-sampai harus dipercikin air di mukanya baru bisa bangun. Nah, sebelum Anda ketiduran dan dibangunkan pemateri dengan percikan air, mendingan mohon ijin ke toilet dulu buat cuci muka, biar seger dan ngilangin ngantuk. Mencegah lebih baik daripada mengobati kan? Kalau di samapta kemarin lebih ekstrim lagi. Siswa yang kedapatan tidur kadang nggak disuruh cuci muka, tapi langsung nyemplung ke kolam kodok -_-  --> penulis nggak pernah kena kok
  • minum air putih: ketika tubuh kekurangan cairan, maka darah menjadi lebih kental dan alirannya kurang lancar. Itu bisa mengakibatkan kurangnya pasokan oksigen ke otak (dan seluruh tubuh). Maka dari itu, minum air putih bisa mengencerkan kembali darah kita, sehingga aliran darah dan oksigen kembali lancar.
  • gunakan 'alat bantu': jangan berpikir macam-macam dulu ya, alat bantu di sini maksudnya adalah sesuatu yang jika dipakai, akan memaksa kita untuk tidak mengantuk karena efek yang ditimbulkannya. Definisinya nggak jelas ya? Oke langsung aja, maksud saya di sini, Anda bisa mencoba mengoleskan balsem panas pada pipi/di bawah mata agar nggak ketiduran. Hal ini sukses diperagakan oleh pelatih saat diklat Samapta kemarin. Ketika itu, siswa yang ketiduran diolesi balsem G####a di atas mulut atau di bawah mata. Dan hasilnya, mereka nggak ketiduran lagi. Ajaib nggak tuh?
 Demikian tips mencegah ngantuk di kelas yang disuguhkan oleh penulis, semoga bisa membantu pembaca sekalian dalam menghindari ketiduran di kelas :D

3 komentar:

  1. wah, artikel yang bagus, bisa buat saya yg suka tidur di kelas :D

    BalasHapus
  2. wah, postingan yang bagus, membantu saya yang suka tidur di kelas :D

    BalasHapus

Silahkan memberi kritik, saran, usulan atau respon lain agar blog saya yang masih amatir ini bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi :)

Nuwus . . .