Menyambut Ramadhan di Negeri Jiran

Salah satu yang ditunggu-tunggu dari bulan Ramadhan adalah tarawih berjamaah. Dan saat di sini, tentu saja penulis bingung bakal tarawih di mana. Berbekal google maps, penulis mendapati bahwa ada mushala di kampus yang harusnya bisa dipakai berjamaah. Dengan langkah pasti, penulis mencari ke sana sini. Akhirnya ketemu, mushola di lantai 4 pada salah satu gedung di ANU. Dan alhamdulillah, bertemu salah satu mahasiswa muslim di sana (beliau lagi S3 cuy). ANU new musala... ... and its great view Ternyata, mushola baru ini ngga bisa dipakai tarawih, karena kalau malam butuh akses khusus untuk masuk gedungnya, dan aliran air dihentikan juga. Kan repot kalau ada yang batal wudhunya. Rupanya, Musim Student Association telah mendapatkan izin untuk menggunakan bangunan mushola lama untuk kegiatan buka puasa dan tarawih selama Ramadhan ini. Alhamdulillah. ANU old musala Karena bangunannya sudah lama tak dipakai, memang sedikit berantakan. Bersama beberapa mahasiswa dari Palestina, Yaman, Banglad...