Lebaran dan Maaf Beneran

Kalau dalam sholat, ketika kita melakukan kesalahan (kelebihan/kekurangan rukun sholat atau ragu-ragu), maka ada mekanisme sujud sahwi . Bahkan jika Imam yang melakukan kesalahan dan diingatkan oleh makmum , jika kesalahannya pada rukun, maka di akhir sholat pun dilakukan sujud sahwi. Ini adalah mekanisme yang sistematis dalam sholat, di mana baik imam atau makmum harus sama-sama menyadari jika ada kesalahan dalam sholat, dan memperbaikinya. Kalau yang memimpin sholat melakukan kesalahan, maka makmum wajib mengingatkan, dan kemudian sujud sahwi pun dilakukan. Namanya manusia, memanglah banyak berbuat salah dan dosa. Makanya Allah perintahkan kita banyak beristighfar dan memohon ampun kepada-Nya. Nabi Muhammad Salallahu 'Alaihi Wassalam yang telah dijamin masuk surga aja, banyak beristighfar , masa kita yang berlumur dosa ogah istighfar? Bukankah Allah Maha Pengampun Lagi Maha Pemaaf ? Rugi dong kalau kita gak mohon ampunan pada Allah. Lain hal kalau kesalahan yang kita lakukan ada ...