Postingan

Lomba Kisah Inspiratif Ramadhan

Gambar
Alhamdulillah, kali ini penulis berhasil meraih juara dua pada lomba kisah inspiratif yang diadakan oleh Panitia Ramadhan 1439H Dewan Kemakmuran Masjid Baitut Taqwa Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sebenarnya yang ditulis adalah kisah lama bersemi kembali , cuma gaya bahasanya diubah sedikit. Berikut kisahnya:

Catatan Ramadhan Hari-1

Alhamdulillah ya Pembaca sekalian, Allah masih panjangkan usia kita hingga masih bisa bertemu dengan Ramadhan tahun ini. Setelah lama vakum padahal udah janji mau produktif nulis lagi, kali ini Si Gundul akan mencoba memposting ilmu yang didapat dari berbagai kajian. Kali ini dari kajian ba'da isya di Mushola An-Naimah dekat kontrakan. Bismillah, berikut beberapa poin yang penulis sempat catat, dan semoga bermanfaat.

Tentang Sholat

Sedikit catatan dari ceramah Aa Gym pada acara Tarhib Ramadhan 1439 H di Masjid Baitut Taqdis, Pusdiklat Bea  dan Cukai, 9 Mei 2018. Banyak topik yang dibahas, tapi pada postingan ini akan penulis fokuskan pada tema sholat. Berikut poin-poin penting yang berhasil penulis tangkap:

Saat Sedang Diuji

Gambar
Saat sedang diuji dan terasa berat ujian itu, ingatlah bahwa banyak di luar sana, lebih berat ujiannya Saat sedang diuji dan terasa penat hati ini, ingatlah masa-masa bahagia yang pernah ada Saat sedang diuji dan terasa 'ada yang salah di diriku', ingatlah bahwa mungkin itu cara-Nya membuatmu ingat kembali pada-Nya Saat sedang diuji dan lalai kita bahwa ini semua ujian, itulah celaka yang sebenarnya Sakit adalah ujian, yang semua tahu itu, meski tak semua bersabar atasnya Namun sehat adalah juga ujian, yang banyak orang lalai karenanya Miskin adalah ujian, yang semua tahu itu, meski tak semua bersabar atasnya Namun kaya adalah juga ujian, yang banyak orang lalai karenanya Kegagalan adalah ujian, yang semua tahu itu, meski tak semua bersabar atasnya Namun kesuksesan adalah juga ujian, yang banyak orang lalai karenanya Kesusahan adalah ujian, yang semua tahu itu, meski tak semua bersabar atasnya Namun kesenangan pun adalah juga ujian, yang banyak orang lalai karenany...

2 Tahun Lalu

Gambar
2 tahun lalu sekitar pukul sepuluh kuucap kalimat sakral itu 2 tahun lalu kita sah di hadapan penghulu keluarga dan saksi menangis haru 2 tahun lalu kita tandatangani buku kecil itu sebagai bukti engkau dalam tanggung jawabku 2 tahun telah lalu kini kita telah tinggal satu pintu bersama si kecil yang lucu 2 tahun telah lalu kau bersabar menerima kekuranganku kau bersyukur atas yang kuberi padamu 2 tahun telah lalu dan puluhan tahun di depan masih menunggu semoga kelak dalam jannah kita kembali bertemu genap 2 tahun insyaAllah sampai seterusnya

Fail is A Matter of Perspective

Gambar
Suatu ketika, penulis belanja buah di dua kesempatan. Yang pertama, pisang, di pedagang buah dekat rumah. Tapi failed . Soalnya salah pilih, milih pisang yang ditaruh di meja, jadi bagian bawahnya benyek, keempukan. Enak sih, manis, tapi keempukan dan cepet mateng, jadi risiko busuknya tinggi. Kan sayang.  Yang kedua, melon. Karena sekalian belanja ke pasar dan belanjaannya banyak, jadi nggak sempet menganalisa tingkat kematangan si melon. Pas sampai rumah, eh kok hambar. Failed lagi. Enters my wife . Dua jenis buah yang sama-sama tak optimal itu, dikombinasikan. Pisang yang manis dan keempukan, dikombinasikan dengan melon yang segar tapi hambar. Ditambah potongan stroberi, kiwi dan anggur. Jadilah jus buah segar penawar haus dan lapar. Dua produk gagal, dikombinasikan, sehingga saling melengkapi dan menjadi produk baru yang nggak failed . Simpel, tapi bagi saya, itu seperti keadaan yang sering terjadi. Saat orang-orang yang dilabel 'gagal' disatukan, biasanya...

Simply Surviving isn't Worth Celebrating

Beberapa waktu lalu, penulis mengalami apa yang disebut orang lain sebagai "ulang tahun". Nothing special  menurut penulis, tidak ada prestasi baru atau pencapaian apapun, jadi penulis memilih untuk tidak merayakan. Sudah beberapa tahun penulis menyembunyikan info ulang tahun di facebook, biar nggak ada notifikasi dan ucapan selamat dari kawan-kawan. Bukan nggak suka diselamatai, tapi biarlah kalau ada yang mendoakan, agar ikhlas mendoakan dalam hati saja, itu cukup. Kalau memang ada yang ingat, ya biar ingat sendiri dan ucapin sendiri, tanpa perlu notifikasi di medsos berharap orang ingat. Dan faktanya memang cuma keluarga aja, dan seorang temen jaman SMA yangkebetulan tanggal ultahnya berdempetan, yang ingat dan memberi selamat. No problemo, toh memang nggak ingin diselamati dengan ucapan yang hanya copy paste dari postingan orang lain di grup WA. Bagi penulis, ulang tahun hanyalah menandakan kita makin tua. Bukan sesuatu yang pantas dirayakan, kecuali kita hidup di alam b...