Postingan

We Will Not Go Down

Gambar
Postingan kali ini singkat saja. Sudah lama tidak menulis di blog karena berbagai kesibukan, namun parahnya kondisi di Palestina karena genosida yang dilakukan oleh penjajah zionis, i have to break my silence . Saatnya saya kembali menulis. Sebenarnya heran kala menyaksikan masih ada warga Indonesia yang justru mengecam pihak Palestina dan condong ke membela penjajah zionis.  Kalau buat saya, ada beberapa alasan kita harus peduli sama isu Palestina: 1. Warga Palestina itu berjuang untuk kemerdekaannya Sebagaimana para pejuang kemerdekaan kita dilabel ekstrimis, radikal dan teroris oleh para penjajah dari eropa kala itu, rakyat Palestina pun tengah berjuang untuk kemerdekaannya. Jadi gak ada istilah "mereka nyerang duluan, wajarlah zionis membela diri". Lha zionis itu menjajah Palestina sejak puluhan tahun lalu kok, malah dibela. Yang ngomong kayak gini, kalau hidup di jaman perang kemerdekaan bisa-bisa menjadi cepu penjajah. Lagipula, warga Palestina adalah perwakilan kaum mu...

Going Abroad (Again): Vietnam

Gambar
Đà Nẵng. Sebuah kota pantai yang indah di Vietnam Tengah, yang tak pernah terlintas dalam rencana saya. Namun nyatanya, saya tiba di sana di akhir Juni yang lalu.    Eh, ngapain PNS kok jalan-jalan ke luar negeri? mungkin begitu pikir pembaca sekalian. Sabar. Kalau dipikir-pikir, ada sebuah penugasan pada tahun 2019 yang menjadi awal perjalanan ini. Sebuah penugasan untuk mengikuti pelatihan yang diadakan oleh United Nations Office on Drugs and Crime terkait penanganan penyelundupan kayu. Kala itu, di unit saya tak seorang pun berminat mengikuti pelatihan ini. Sebagai anak baru di unit ini, saya pun mengiyakan saja saat diperintah oleh senior untuk mengikuti pelatihan ini. Rupanya, pelatihan ini terus bersambung dan membawa saya ke Bangkok di tahun 2022 dan Da Nang di tahun 2023 ini. Terkadang, memang kesempatan itu bisa sesederhana SIAP, LAKSANAKAN. Sebuah frasa yang rasa-rasanya sudah menjadi 'budaya' di organisasi kami, DJBC. Apapun perintahnya, katakan siap dulu....

Cinta

Gambar
Secinta-cintanya kita pada gurat indah senja, dalam sekejap ia kan berubah gelap gulita Secinta-cintanya kita pada barang kesayangan, nantinya akan rusak, hilang, atau diwariskan Secinta-cintanya kita pada makanan, esok pagi ia akan keluar jadi kotoran   Secinta-cintanya kita pada sebuah tontonan, tak lama akan berakhir juga Secinta-cintanya pada sebuah band, bisa jadi nanti ganti vokalis dan tak lagi kita suka Secinta-cintanya kita pada sebuah jabatan, ada waktunya mutasi, atau pensiun Secinta-cintanya kita pada seseorang, kelak akan menua, berubah, atau terpisah waktu  Secinta-cintanya kita pada dunia dan seisinya, toh nanti akan kita tinggalkan juga Maka beruntunglah kita, jika mencintai sesuatu yang abadi Cinta yang tak berujung kepada penyesalan atau kesedihan Cinta yang membawa kita pada kebaikan dan kemuliaan  yang langgeng dan tak sehina dunia nan fana ini

Change Cannot Be Chained

Gambar
  The sun rises every day as we know it, and never once in time has it failed to rise. And no matter how much we love its beautiful rays, they will eventually set, leaving darkness to come. The wind blows around the world, carrying clouds and sometimes bringing storms, only for us to wait for it to pass by, unstoppable. And when all hopes seem to fade, it stops. Bringing back the sun's rays and the gentle breeze. The river flows steadily, looking forward to merging with the ocean. Whatever the obstacle, no matter how slow, it will always find its way to flow. And once it arrives, it suddenly arises, heated by the sun, forming clouds, and brought by the wind, raining down again, only to continue its cycle. The mountain, pushed by tectonic plates below, patiently built itself up. Inches by inches, it grew. Rise above its surrounding land. Once it reached its highest peak possible, things began to change again, like everything else. The weather wears it down. Rain and snow erode its t...

Di Balik Buku: Rahasia Besar Aska

Gambar
Alhamdulillah pada tanggal 20 Mei 2023 kemarin, penulis dipercaya ooleh Penerbit BIG untuk kembali mengisi acara peluncuran buku secara virtual sebagaimana penulis bocorkan di artikel 'Di Balik Buku'  sebelumnya . Naskah ketiga ini diilustrasikan oleh Kak Aissa Mutiara, ilustrator berbakat asal Aceh yang justru baru terjun serius di dunia ilustrator tahun lalu. Ssst, meski relatif baru, ia sudah mengilustrasikan beberapa buku anak dengan partner penulis dari berbagai negara lo. Wah, biar gak penasaran dengan rahasia apa saja yang terungkap di Virtual Launching kali ini, simak aja deh artikel berikut. Searah jarum jam dari kiri atas: Kak Ridha sang moderator yang mengulik berbagai rahasia di balik buku; kak Aissa sang ilustrator; tangkapan layar salah satu halaman buku 'Rahasia Besar Aska'; dan penulisnya yang cengar-cengir gak tau pas lihat apa itu. Seperti pada peluncuran buku sebelumnya, sepekan sebelum peluncuran, penulis mengisi acara buat adik-adik anggota komunit...

Porthole Perspective

Gambar
When i was on voyage with a ship, what I love the most is the beautiful view of the sea and sky above. However, the voyage won't be always fun and joy. The wind is unforgiving. The blaze of the sun will pierce your skin. Or sometime, it rains heavily and you wouldn't like the prospect of getting wet by the rain while you are on the ship, right? The wave's getting rough sometimes. And with each ups and downs along the wave, so does our gut and its contents. Fortunately, I rarely got seasickness. To escape the uneasiness during the voyage, i would lie down on my bed, in line with the ship's heading. But inside my room, i couldn't really enjoy what I like the most from the voyage: the ocean view. There's porthole near my bunk bed, but of course, the view is limited. You really need to go outside, to get the whole view and atmosphere of the ocean. You gotta feel it from the starboard side and the portside. From the bow and the astern. Climbing the mast if necessery....

Di Balik Buku: Adam & Pasukan Berkaki Enam

Gambar
Setelah peluncuran buku cerita anak berjudul " Aswa Istimewa " pada pertengahan Oktober tahun lalu, kini naskah kedua penulis yang berjudul "Adam dan Pasukan Berkaki Enam" telah diterbitkan oleh Penerbit BIG . Bagaimana kisahnya? Simak di artikel ini ya :) Penampakan sampul depan Awal Mula Cerita "Adam & Pasukan Berkaki Enam" bisa dibilang secara literal sebagai mimpi jadi nyata. Karena memang inspirasinya dari sebuah mimpi. Berawal dari istri yang menceritakan mimpinya, di mana istri berada di sebuah rumah besar yang memiliki ruangan rahasia yang bisa diakses dari kolong tempat tidur. Mengingatkan pada dunia ajaib Narnia yang diakses dari dalam lemari baju, kan? Maka penulis pun melakukan associative thinking , namun tak ingin membuat cerita ajaib seperti Narnia. Penulis pun membuat cerita dengan latar tempat kolong tempat tidur sebagai lokasi tokoh memainkan imajinasinya. Lalu apa yang menjadi problem dalam cerita itu? Baca terus dan temukan jawabann...